ODGJ Tasikmalaya Pungut Sampah yang Dibuang Sembarangan: Biar Warga Malu...

2026-01-11 15:07:54
ODGJ Tasikmalaya Pungut Sampah yang Dibuang Sembarangan: Biar Warga Malu...
TASIKMALAYA, – Sejumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) binaan Yayasan Mentari Hati, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menggelar aksi bersih-bersih sampah di pinggir jalan raya Kota Tasikmalaya sejak beberapa hari terakhir.Aksi tersebut diinisiasi Dinas Sosial (Dinsos) bersama Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Tasikmalaya sebagai upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan merasa malu karena perilaku membuang sampah sembarangan dinilai merugikan orang lain dan lingkungan.Baca juga: ODGJ Ngamuk dan Rusak Rumah di Cibinong, Keluarga Ketakutan Lalu Panggil DamkarSebanyak lima pasien ODGJ yang masih dalam masa pembinaan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.Mereka bersama petugas dinas menyusuri jalan raya, memungut sampah yang menumpuk dan berserakan, lalu mengangkutnya ke truk sampah.Ketua Yayasan Mentari Hati, Dadang Karyadi, mengatakan bahwa meski para pasien belum sepenuhnya pulih, semangat mereka dalam membersihkan lingkungan patut diapresiasi.“Aksi bersih-bersih ini juga menjadi bagian dari terapi sekaligus masa pemulihan bagi warga asuhan Yayasan Mentari Hati,” kata Dadang.Baca juga: ODGJ Mengamuk Bawa Senjata Tajam di Bawen, Bikin Warga Panik dan Jalanan MacetDadang menjelaskan, kegiatan bersih-bersih dilakukan secara rutin dua kali dalam sepekan dengan melibatkan warga asuh secara bergiliran.“Warga asuhan Yayasan Mentari Hati ini berjumlah 258, tetapi tidak semua diikutsertakan kegiatan, hanya yang sudah masuk masa pemulihan kejiwaannya yang mulai normal. Sebetulnya program ini sudah lama dari 2020, tetapi kebetulan ada Covid terhalangi dan baru dimulai lagi tahun 2025 dan sudah berjalan sebanyak 7 kali,” jelas Dadang saat ditemui di kantornya, Selasa .Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan sebagai terapi, namun juga upaya menjaga kebersihan lingkungan dengan melibatkan warga asuh yang telah menunjukkan perkembangan positif.Aksi bersih-bersih ini dilakukan setiap dua hari sekali. Lokasi kegiatan sebelumnya berlangsung di Jalan Letjen Mashudi dan Sewaka Gubernur, dan kini diperluas hingga jalur Cikurubuk.“Buat masyarakat sadarlah, masa tidak malu sama ODGJ? ODGJ saja sudah peduli sama sampah, masa sih orang waras, orang normal tidak kasih contoh?” ujar Dadang.Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Tasikmalaya, Budi Rachman, menuturkan bahwa kegiatan tersebut digagas beberapa pekan lalu melalui kerja sama antara Dinsos, Dinas Lingkungan Hidup, dan Yayasan Mentari Hati.Menurut dia, program ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan lingkungan.“Jadi kegiatan ini salah satu upaya terapi olah jiwa, terapi olah pikir, terapi olah mental, termasuk terapi olahraga bagi warga binaan Yayasan Mentari Hati,” ujar Budi.


(prf/ega)