SERANG, - Sebanyak 373 kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Tangerang-Merak sepanjang 2025. Kasus kecelakaan didominasi faktor human error.“Penyebabnya paling banyak faktor human mengantuk, kurang antisipasi, teralihkan perhatiannya,” kata Direktur Teknik dan Operasi Astra Infra Toll Road Tamer Rinaldi kepada wartawan di Serang, Sabtu .Rinaldi mengatakan jumlah kecelakaan tersebut menurun dibandingkan 2024 yang mencatat 396 kejadian atau turun 6,05 persen.Meski menurun, pengelola ruas tol sepanjang 72,45 kilometer itu tetap gencar mengampanyekan keselamatan berkendara kepada pengguna jalan.Baca juga: Antisipasi Macet di Pelabuhan, Delaying System Berlaku dari Tol MerakSalah satunya melalui kegiatan Road Safety Campaign “Safe Journey, Safe Together” yang melibatkan pengguna jalan tol, komunitas truk, mobil, dan masyarakat.“Ini adalah satu bentuk kepedulian kita untuk membangun awareness pengendara agar sadar bahwa keselamatan harus dijaga sebelum, saat, dan sesudah perjalanan,” ujar Rinaldi.Ia menegaskan kampanye keselamatan berlalu lintas perlu terus digencarkan.“Ada tiga faktor dalam kampanye keselamatan berkendara yaitu engineering, edukasi, dan enforcement. Kita harus terus meningkatkan kesadaran pengendara tentang pentingnya keselamatan,” katanya.Rinaldi menambahkan Astra Infra Toll Road Tamer berkomitmen meningkatkan fasilitas keselamatan dan edukasi guna menekan angka kecelakaan.“Keselamatan berkendara tanggung jawab moral kita. Ini momentum menggalakkan budaya peduli, tertib, dan selamat,” ujarnya.
(prf/ega)
373 Kecalakaan Terjadi di Jalan Tol Tangerang-Merak Sepanjang 2025, Didominasi "Human Error"
2026-01-12 06:52:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:03
| 2026-01-12 06:52
| 2026-01-12 06:12
| 2026-01-12 05:27
| 2026-01-12 05:26










































