PATI, - Warga Desa Karangwono, Tambakromo, Pati mengggelar syukuran atas selesainya pembangunan jalan kabupaten. Mereka membawa ambengan berisi ayam utuh atau ingkung.Pihak pemerintah desa memastikan acara tersebut digelar tanpa ada unsur paksaan.Pantauan di lapangan, antusiasme warga terlihat saat mengikuti acara tersebut.Sejumlah masyarakat datang dengan membawa ambengan berisi ayam kampung utuh atau ayam ingkung, mie, pisang, hingga aneka lauk dan pelengkap lainnya.Baca juga: Tanggul Ambrol Dekat Rumah, Warga Mataraman Pati Khawatir Longsor SusulanMembawa ambengan ini menjadi bagian dari rasa syukur atas perbaikan jalan yang sudah lama ditunggu.Meski begitu, sempat juga beredar soal surat dari pemerintah desa setempat yang mengajak warga untuk mengikuti tasyakuran tersebut. Dalam surat itu, pemerintah desa mengajak masyarakat hadir dalam acara tasyakuran jalan kabupaten pada Senin pukul 15.00 WIB di depan Balai Desa Karangwono.Warga juga diminta membawa ambengan sebagai bentuk partisipasi dalam syukuran tersebut.Baca juga: Air Terjun Tretes, Surga Tersembunyi di Pati yang Makin DikenalKepala Desa Karangwono, Slamet, turut mengonfirmasi isi surat yang beredar tersebut.Dia membenarkan jika meminta warga untuk mengikuti acara tasyakuran.Namun, Ia memastikan bahwa ajakan membawa ambengan bukan sebuah kewajiban.“Iya mas, warga saya suruh ikut syukuran selamatan membawa ambengan. Tapi kalau ada yang tidak membawa, tidak apa-apa. Tidak ada unsur paksaan,” tegasnya.Syukuran ini menjadi wujud rasa syukur warga atas pembangunan jalan kabupaten yang akhirnya rampung setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan.Salah satu warga yang enggan disebut namanya membenarkan adanya permintaan membawa ambengan.Namun, ia menegaskan bahwa warga tidak merasa terbebani. Apalagi, kondisi kerusakan jalan sudah dirasakan warga bertahun-tahun.“Memang ada permintaan dari Kepala Desa untuk membawa ambengan. Tapi tidak ada rasa keberatan, soalnya jalan ini sudah lama rusak. Kalau disuruh, ya kita berangkat saja, tidak ada paksaan,” ujarnya.Baca juga: Chikungunya Merebak di Satu Dusun Pati, Warga Berharap Pemerintah Gerak CepatMenurut dia, setiap rumah membawa satu ambengan, namun warga bebas menikmati sajian tersebut di tempat atau membawanya pulang. Tidak ada aturan yang dianggap mengekang.
(prf/ega)
Warga Tambakromo Pati Tasyakuran Perbaikan Jalan Bawa Ambengan, Kades: Tak Ada Paksaan
2026-01-12 06:48:04
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:24
| 2026-01-12 06:22
| 2026-01-12 06:20
| 2026-01-12 05:54
| 2026-01-12 05:48










































