30 Cara Efisiensi Energi di Rumah, Hemat Tagihan Listrik dan Ramah Lingkungan

2026-01-12 07:26:46
30 Cara Efisiensi Energi di Rumah, Hemat Tagihan Listrik dan Ramah Lingkungan
Jakarta Efisiensi energi di rumah kini bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan mendesak di tengah tantangan lingkungan dan ekonomi global. Langkah krusial ini tidak hanya membantu Anda menghemat pengeluaran bulanan secara signifikan, tetapi juga berkontribusi pada kelestarian lingkungan dengan mengurangi jejak karbon.Dengan mengoptimalkan penggunaan energi, setiap rumah tangga dapat berperan aktif dalam mengurangi permintaan akan sumber daya energi yang terbatas. Ini juga meminimalkan dampak negatif terhadap planet kita, menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan untuk semua.Artikel ini akan membahas secara lengkap berbagai cara efisiensi energi di rumah, mulai dari kebiasaan sederhana yang tidak memerlukan biaya hingga investasi jangka panjang yang memberikan pengembalian signifikan. Dengan menerapkan tips-tips ini, Anda tidak hanya akan melihat penurunan drastis pada tagihan listrik, tetapi juga menciptakan lingkungan rumah yang lebih nyaman dan bertanggung jawab. Jadi simak panduang selengkapnya, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu .Advertisement


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-12 05:42