Motor Bebek Yamaha: Masih Relevan di Luar Jawa, Ini Alasannya

2026-02-01 01:40:20
Motor Bebek Yamaha: Masih Relevan di Luar Jawa, Ini Alasannya
JAKARTA, – Pasar motor bebek memang sudah tidak seramai era 2000-an, ketika model seperti Vega R dan Jupiter Z menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.Kini, pangsa pasarnya jauh lebih kecil dibandingkan skutik.Namun, Yamaha menegaskan masih setia melayani kebutuhan konsumen setia motor bebek di berbagai daerah.Baca juga: Korupsi Bupati Bekasi: LHKPN Ungkap Koleksi Mobil Mewah Rp2,4 Miliardok. Yamaha Mataram Sakti Yamaha MX King tersedia di diler Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, mengatakan segmen motor bebek masih memiliki ceruk pasar tersendiri, meski kontribusinya tidak besar.“Bebek masih ada, kami masih ada Vega Force sama Jupiter Z1 dan juga MX King. (Komposisi penjualan di pasar) yang pasti di bawah 20 persen,” ujar Rifki di Jakarta .Rifki menjelaskan, permintaan motor bebek relatif stabil di beberapa wilayah di luar Jawa.Baca juga: Penjualan Yamaha 2025: NMAX dan Aerox Diklaim TerlarisFoto: Yamaha Yamaha Vega ForceKarakter jalan, kebiasaan berkendara, serta kebutuhan fungsional membuat motor bebek masih dianggap relevan.Salah satunya untuk segmen komersial seperti perusahaan perkebunan, operasional instansi, hingga kebutuhan niaga di daerah yang membutuhkan motor tangguh dan efisien.“(Motor bebek) masih stabil, terutama untuk daerah-daerah luar Jawa, seperti Kalimantan, Sumatera itu masih ada. Sektor fleet mungkin salah satunya menyumbang dari permintaan yang stabil,” kata dia.Baca juga: Mobil Matic Lebih Boros? Ini Cara Berkendara Agar Irit BBMDok. YIMM Yamaha MX King 150 warna baru yang meluncur Desember 2025.Di sisi lain, perubahan tren pasar nasional membuat pabrikan mau tidak mau mengalihkan fokus ke segmen yang lebih besar, seperti skutik dan produk premium.Namun, Yamaha memilih tetap menjaga keberadaan lini bebeknya sebagai bentuk komitmen pada konsumen lama yang masih mengandalkan model tersebut.Dengan komposisi pasar yang kian kecil namun konsisten, motor bebek kini tak lagi menjadi tulang punggung penjualan.Meski begitu, keberadaannya tetap dianggap penting, terutama sebagai segmen fungsional yang masih punya peran di berbagai daerah Indonesia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-01 00:06