55 Rumah Rusak Imbas Puting Beliung di Bogor, Termasuk Tertimpa Sayap Pesawat

2026-02-02 15:17:55
55 Rumah Rusak Imbas Puting Beliung di Bogor, Termasuk Tertimpa Sayap Pesawat
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengatakan ada 55 rumah yang rusak akibat puting beliung di Kemang, Bogor, Jawa Barat (Jabar), kemarin. Puting beliung itu bahkan membuat sayap pesawat terbang dari tempat penampungan."Desa Pondok Udik, Kampung Babakan 10 rumah rusak sedang dan 14 rusak ringan, termasuk tiga rumah tertimpa bagian bangkai pesawat. (Kemudian) Desa Jampang ada 12 rumah rusak ringan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani kepada wartawan, Selasa (30/12/2025).Tidak ada korban jiwa dan luka dalam kejadian tersebut. Dia mengatakan 23 orang harus mengungsi ke rumah kerabat karena rumah mereka rusak dihantam puting beliung."Korban luka maupun jiwa nihil. Korban mengungsi tujuh KK (Kepala Keluarga) yang terdiri dari 23 jiwa. Mereka mengungsi di rumah saudaranya di sekitar lokasi kejadian," ujarnya. Adam mengatakan puting beliung dilaporkan ke BPBD sekitar pukul 16.00 WIB. Puting beliung sempat membawa terbang sayap dari bangkai pesawat hingga menimpa rumah warga."Dikarenakan hujan deras disertai angin kencang, mengakibatkan material pesawat yang sudah tidak terpakai dari bengkel pesawat, terbawa oleh angin dan menimpa beberapa unit rumah di wilayah tersebut, sehingga mengalami kerusakan," kata Adam."Material pesawat yang sudah tidak terpakai tersebut, berasal dari bengkel pesawat milik pribadi. Dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari pihak terkait," imbuhnya.Saat ini, kata Adam, bangkai pesawat yang tersangkut di atap rumah warga Kemang, Bogor, belum dievakuasi. Sejumlah rumah kategori rusak sedang belum dilakukan perbaikan."Untuk saat ini material bangkai pesawat belum di evakuasi dan menurut keterangan Kepala Desa akan di evakuasi oleh pemilik bengkel pesawat," kata Adam.Simak juga Video: Hujan Angin Terjang Kemang Bogor, Pohon Tumbang-Atap Berterbangan[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-02 14:55