Jepang Cabut Peringatan Gempa Super Besar Setelah Berlaku Sepekan

2026-01-12 04:31:16
Jepang Cabut Peringatan Gempa Super Besar Setelah Berlaku Sepekan
TOKYO, - Jepang mencabut peringatan gempa super besar atau megaquake pada Selasa setelah berlaku selama seminggu.Pejabat Badan Meteorologi Jepang (JMA), Issei Suganuma mengatakan, masa peringatan khusus bagi warga telah berakhir pada tengah malam."Namun, bukan berarti gempa tidak akan terjadi lagi, jadi kami ingin warga tetap waspada," kata Suganuma, dikutip dari AFP, Selasa.Baca juga: 2 Kali Seminggu, Jepang Kembali Diguncang Gempa Berpotensi TsunamiJMA menyatakan, masih ada risiko tinggi terjadinya gempa super besar di lepas pantai utara.Akan tetapi, risiko tersebut akan menurun seiring berjalannya waktu.Menurut pedoman pencegahan bencana Jepang yang dikeluarkan pada Maret, gempa dahsyat di lepas pantai wilayah Hokkaido-Sanriku dapat menyebabkan tsunami hingga 30 meter dan menewaskan sebanyak 199.000 orang.Pedoman tersebut juga menyebutkan bahwa bencana itu dapat menghancurkan hingga 220.000 rumah dan bangunan.Selain itu, kerugian ekonomi akibat gempa diperkirakan mencapai 31 triliun yen atau sekitar Rp 3,3 kuadriliun. Baca juga: Akankah Gempa Super Besar Sekali dalam Seabad Segera Mengguncang Jepang?Diketahui, peringatan megaquake itu dikeluarkan setelah gempa berkekuatan M 7,5 melanda lepas pantai utara Jepang pada Senin .Gempa 8 Desember itu sempat memicu gelombang tsunami setinggi 70 sentimeter dan melukai lebih dari 40 orang.Meski demikian, Badan Meteorologi Jepang (JMA) dan Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana (FDMA) memastikan tak ada kerusakan berarti dalam gempa itu.Menyusul gempa susulan tersebut, pejabat JMA mengeluarkan peringatan tentang adanya peningkatan risiko gempa super besar atau megaquake.Gempa itu didefinisikan sebagai gempa bermagnitude 8,0 atau lebih besar yang berpotensi mengguncang bagian utara Jepang.Para ilmuwan mengatakan, setelah gempa M 7,0 atau lebih besar, ada kemungkinan satu persen terjadinya gempa megaquake dalam waktu tujuh hari.Peringatan gempa itu juga mendesak masyarakat untuk menyiapkan tas darurat jika mereka perlu mengungsi dengan cepat.Baca juga: Usai Diguncang Gempa M 7,5, Jepang Keluarkan Peringatan Megaquake


(prf/ega)