JAKARTA, - Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan membantu revitalisasi rumah yang rusak pasca banjir bandang di sejumlah titik di Pulau Sumatera.Hal ini disampaikannya saat berdialog dengan warga korban banjir di Kasai Permai, Sumatera Barat, Senin ."Air sedang dibenahi, jembatan-jembatan sedang kita bentuk semua. Insya Allah kita akan perbaiki semuanya. Rumah-rumah yang rusak akan kita bantu," kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin.Kepala Negara mengaku sudah melihat sejumlah wilayah yang masih kesulitan.Baca juga: Warga Sumbar Teriak Krisis Air, Prabowo Pastikan Pemulihan Pasokan Sedang BerjalanSebelum beranjak ke Sumatera Barat, ia lebih dulu mengunjungi Tapanuli Tengah di Sumatera Utara (Sumut) dan Kutacane, Aceh Tenggara.Prabowo mengungkapkan, kondisi beberapa kabupaten di Sumatera Utara masih sulit. Jika lokasi pengungsian yang ia datangi di Padang Pariaman dapat diakses dengan moda darat, di Tapanuli Tengah dan Aceh Tenggara hanya bisa diakses lewat jalur udara."Di Sumut saya juga baru dari itu kondisi beberapa kabupaten masih sulit, beberapa kabupaten belum bisa tembus dari darat. Tapi sudah bisa kita datangi dari udara dari helikopter pesawat. Di Aceh pun demikian," ucap Prabowo.Lebih lanjut ia mengucapkan belasungkawa atas musibah yang terjadi. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan membuat warga berjuang sendirian."Ini musibah saya turut berduka cita dengan keluarga yang kehilangan. Dan saya berdoa bapak-bapak, ibu-ibu tabah, tegar. Percaya kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban," tandas Prabowo disambut tepuk tangan dan kalimat amin.Sebelumnya diberitakan, Aceh, Sumatera Barat, hingga Sumatera Utara dilanda banjir bandang dan tanah longsor.Berdasarkan data sementara BNPB, total korban meninggal dunia mencapai 442 jiwa, dan 402 jiwa masih dinyatakan hilang.Baca juga: Prabowo Pastikan Pemerintah Punya Anggaran untuk Bantu Korban Bencana di SumateraTim gabungan BNPB, TNI/Polri, Basarnas, kementerian/lembaga serta pemerintah daerah terus bekerja mempercepat operasi pencarian, pertolongan, logistik, dan pembukaan akses wilayah terdampak.Di Sumatera Utara, tercatat 217 jiwa meninggal dunia, setelah tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) kembali menemukan korban yang kemarin dinyatakan hilang.Korban meninggal dunia ini tersebar di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, Kota Padang Sidempuan, Deli Serdang, dan Nias.Kemudian korban hilang meningkat menjadi 209 orang setelah banyak yang melaporkan kehilangan keluarga kepada petugas di tiap-tiap posko daerah.ANTARA FOTO/Yudi Manar Foto udara kondisi jalan yang putus akibat banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu . Bencana banjir bandang yang terjadi pada Selasa lalu menyebabkan rumah warga rusak, kendaraan hancur, jalan dan jembatan putus.Sementara di Provinsi Aceh, tercatat 96 korban jiwa meninggal dunia dan 75 jiwa hilang hingga Minggu sore, tersebar di Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya.Jumlah pengungsi mencapai 62.000 KK di berbagai kabupaten/kota.Di Sumatera Barat, tercatat 129 jiwa meninggal dunia, 118 hilang, dan 16 luka-luka.Korban tersebar di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan.
(prf/ega)
Prabowo ke Korban Banjir di Sumbar: Rumah Rusak Akan Kita Bantu
2026-01-12 06:57:05
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:18
| 2026-01-12 06:08
| 2026-01-12 06:02
| 2026-01-12 05:01
| 2026-01-12 05:00










































