Jakarta - Pakar Teknik Mesin dan Biosistem IPB University, Dr. Leopold Oscar Nelwan menyebut, jerami memiliki nilai potensial yang sangat tinggi untuk dikembangkan sebagai sumber energi bahan bakar alternatif.Keterangan tersebut disampaikan melalui rilis resmi IPB University di Bogor saat Dr. Leopold Oscar Nelwan, menjelaskan perkembangan teknologi konversi biomassa lignoselulosa yang tengah menjadi perhatian dalam upaya menghasilkan bahan bakar alternatif."Dalam konteks ini, penting untuk menegaskan bahwa yang dimaksud dengan bahan bakar adalah hidrokarbon, bukan etanol atau biodiesel, karena hanya hidrokarbon yang memenuhi standar komersial jika dipasarkan secara murni untuk engine," ujar Leopold, melansir laman resmi IPB www.ipb.ac.id, Kamis .AdvertisementDia menjelaskan, hidrokarbon merupakan senyawa yang tersusun dari unsur karbon dan hidrogen, yang secara umum dikelompokkan ke dalam paraffin, isoparaffin, olefin, dan aromatik.Jerami sendiri dapat diklasifikasikan sebagai biomassa lignoselulosa yang layak diolah untuk menghasilkan senyawa-senyawa hidrokarbon tersebut.Komponen kimiawi utama jerami, mulai dari selulosa, hemiselulosa, hingga lignin yang memberikan dasar yang kuat untuk menjalani berbagai proses konversi. Karakteristik tersebut memungkinkan jerami diproses melalui berbagai teknologi konversi modern seperti gasifikasi, pirolisis, maupun sintesis berbasis katalis.Potensi ini menjadi semakin relevan mengingat meningkatnya kebutuhan energi nasional serta upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
(prf/ega)
Jerami untuk Energi: Mengubah Sisa Tanaman jadi Bahan Bakar
2026-01-12 18:42:27
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 19:03
| 2026-01-12 18:13
| 2026-01-12 16:34
| 2026-01-12 16:22










































