JAKARTA, – PT MRT Jakarta menyediakan kotak penampungan atau drop box donasi pakaian bekas di sejumlah stasiun sebagai bagian dari upaya pengurangan limbah tekstil dan emisi karbon.Saat ini, drop box donasi pakaian bekas tersedia di empat stasiun MRT Jakarta. Dua di antaranya berada di ujung wilayah operasional, yakni Stasiun Lebak Bulus dan Stasiun Bundaran HI. Sementara itu, dua stasiun lainnya adalah Stasiun Blok M dan Stasiun Bendungan Hilir.Dari keempat stasiun tersebut, drop box yang berada di area lobi stasiun hanya terdapat di Stasiun Blok M. Adapun untuk mengakses drop box di tiga stasiun lainnya, pengunjung tidak perlu melakukan tap in.Baca juga: Gaet Penumpang MRT, BSI Hadirkan Cashback dan Layanan Cuci EmasPantauan Kompas.com di Stasiun Blok M, drop box donasi langsung terlihat begitu memasuki lobi stasiun setelah melewati gate. Kotak berwarna putih dengan corak warna-warni tersebut tampak dibuat dari bahan daur ulang plastik dan diletakkan di atas penanda arah keberangkatan.Bagian tengah kotak ditutupi kaca bening, memperlihatkan tumpukan pakaian yang telah terkumpul di dalamnya. Di bagian atas tersedia lubang berukuran cukup besar untuk memasukkan pakaian bekas.Di sisi kotak juga dipasang papan informasi bertuliskan, “Yuk, donasi pakaian bekas!”Pada papan tersebut tertera keterangan mengenai program Menjahit Perjalanan, yang mencakup tiga kegiatan utama, yaitu upcycle atau pengolahan barang bekas menjadi produk kreatif, thrift sale, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.Program Menjahit Perjalanan dijalankan oleh MRT Jakarta bekerja sama dengan penyandang disabilitas dari Yayasan Teman Hebat Berkarya.Pakaian bekas yang dikumpulkan melalui drop box tersebut nantinya akan diolah kembali oleh para penyandang disabilitas menjadi berbagai produk baru.Baca juga: BSI Ungkap Alasan Pilih Stasiun MRT Lebak Bulus untuk Naming Rights Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat mengatakan, program daur ulang upcycle tidak hanya memanfaatkan pakaian bekas dari masyarakat, tetapi juga seragam bekas pegawai MRT Jakarta.“Kami menghidupkan kembali seragam bekas milik karyawan dan pakaian bekas milik masyarakat menjadi berbagai macam produk seperti tas sepatu, gantungan kunci, card holder, dan pouch,” kata Tuhiyat dalam keterangannya, dikutip Selasa .Melalui program ini, MRT Jakarta menargetkan pengurangan emisi karbon lebih dari 10 ton CO2 per tahun.
(prf/ega)
MRT Jakarta Sediakan Drop Box Donasi Pakaian Bekas di Empat Stasiun
2026-01-12 11:00:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:03
| 2026-01-12 10:13
| 2026-01-12 10:10
| 2026-01-12 09:47
| 2026-01-12 08:41










































