Dirut Bulog Ungkap Alasan Usul Margin Fee Naik Jadi 10 Persen

2026-01-16 10:40:48
Dirut Bulog Ungkap Alasan Usul Margin Fee Naik Jadi 10 Persen
JAKARTA, - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani buka-bukaan soal alasannya mengusulkan kenaikan margin fee atau keuntungan dari pelaksanaan penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) menjadi 10 persen.Ia menjelaskan, selama ini Bulog hanya memperoleh margin fee sebesar Rp 50 per kilogram (kg) beras CBP yang disalurkan. Nilai itu sudah berlaku sejak 2014 dan belum pernah mengalami penyesuaian."Masak sekian (Rp 50) dari 2014 sampai 2025, berarti 11 tahun, tidak pernah ada perubahan," ujar Rizal ditemui di Kantor Bulog, Jakarta, Senin .Baca juga: Pemerintah Mau Naikkan Margin Fee, Bulog Usul Jadi 10 PersenMenurutnya, nilai margin fee tersebut sudah tidak ideal, seiring dengan beban penugasan Bulog dari pemerintah terus meningkat dari tahun ke tahun.Sebagai BUMN yang menjalankan tugas pengadaan dan penyaluran CBP, Bulog meminta perlakuan yang setara dengan PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero).Rizal menyebut, kedua BUMN tersebut memperoleh margin fee sekitar 10 persen dari penugasan yang diberikan pemerintah."Awalnya disetujui naik marginnya jadi 7 persen. Namun kami mengajukan agar disetarakan dengan BUMN lain, jadi 10 persen, seperti Pertamina dan PLN,” ungkapnya.Rizal menuturkan, kenaikan margin fee bakal memperkuat kemampuan Bulog dalam menjalankan penugasan pemerintah, termasuk pengadaan CBP yang targetnya meningkat menjadi 4 juta ton pada 2026.Pemanfaatannya akan diarahkan pada revitalisasi aset, pembaruan infrastruktur pascapanen, serta penguatan sistem logistik pangan nasional."Selama ini kan Bulog kalau sedikit-sedikit mau bangun harus ada bantuan, harus minta dan sebagainya. Nanti enggak usah minta. Sudah dari fee margirn itu, bisa untuk mengembangkan bikin gudang kah, merehab gudang kah, bikin RMU kah," ungkap Rizal.Baca juga: Bulog Pastikan Stok dan Harga Beras Stabil Jelang Tahun Baru 2026Selain itu, Bulog juga memiliki usul untuk konsep penjualan beras CBP dengan satu harga di seluruh Indonesia. Usulan ini mengacu pada patokan harga di zona termurah, sebagai upaya menciptakan keadilan harga dan mengurangi disparitas antarwilayah.Rizal menuturkan, kenaikan margin akan memungkinkan Bulog menutup biaya distribusi, termasuk pengiriman beras ke wilayah Indonesia bagian timur, jika kebijakan satu HET diterapkan."Bahkan ini (margin fee) untuk menutupi biaya pengiriman ke Indonesia Timur," kata dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hotel bintang lima di Jakarta ini menawarkan promo bersantap malam (dinner) dan menginap spesial Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Tersedia promo buffet makan malam Natal 24 Desember 2025 dan Hari Natal 25 Desember 2025 dengan harga Rp 450.000 per orang.Ada menu family set dengan minimum jumlah lima orang tamu. Kami bisa buatkan family set dadri appetizer sampai dessert, kata Anton ketika ditemui Kompas.com usai acara Christmas Tree Lighting Ceremony di Hotel Sultan, Jumat malam.Baca juga: Pilihan Hotel Strategis di Malaysia, Bisa Jalan Kaki ke Bukit Bintang dan KLCCSelanjutnya, promo menginap di Hotel Sultan dibanderol mulai Rp 2,7 juta net per malam. Tarif ini berlaku untuk tipe kamar Deluxe dan sudah termasuk sarapan untuk dua orang.Bila ingin menikmati paket menginap, sarapan, dan Gala Dinner di Kudus Hall Hotel Sultan untuk dua orang, tamu perlu merogoh kocek sebesar Rp 3,8 jutaan per malam.Ada potongan harga 15 persen untuk tamu yang melakukan reservasi sebelum tanggal 16 Desember 2025. Setelah itu, harganya normal, pungkas AntonBagi pengunjung yang ingin bersantap malam sambil menghitung mundur kemeriahan malam tahun baru tanpa menginap, tersedia opsi Gala Dinner di Kudus Hall seharga Rp 750.000 net per orang.Baca juga: Deretan Hotel Peraih Michelin Key 2025 di Asia, Ada dari IndonesiaHotel Sultan atau The Sultan Hotel & Residence Jakarta termasuk hotel mewah pada zamannya. Hotel bintang lima ini berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.Anton menyebut, Hotel Sultan merupakan hotel terbesar di Jakarta dengan luas area sekitar 13,5 hektare. Saat ini, terdapat 708 kamar di Hotel Sultan dengan delapan tipe, yakni Deluxe Room, Grand Deluxe, Premiere Deluxe, Executive Room, Garden Suite, Garden Alcove, Lagoon Suite, dan Presidential Suite.Tarif menginap di Hotel Sultan berkisar Rp 1,4 jutaan per malam untuk Deluxe Room hingga Rp 125 jutaan per malam untuk tipe Presidential Suite dengan luas kamar 800 meter persegi.Selain kamar hotel, Hotel Sultan juga menawarkan akomodasi lain (residence) yang terdiri dari apartemen dengan dua dan tiga kamar.Tarifnya berkisar mulai Rp 2,8 jutaan per malam. Akomodasi ini dilengkapi dengan fasilitas berupa kolam renang dan pusat kebugaran terpisah dari hotel.Baca juga: Hotel di Garut Pemandangan 3 Gunung, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

| 2026-01-16 09:37