Tak Mau Ambil MBG Saat Libur, Orangtua Siswa Minta "Mentahnya" Saja

2026-01-15 02:53:50
Tak Mau Ambil MBG Saat Libur, Orangtua Siswa Minta
DEPOK, - Sejumlah orangtua berkeberatan mengambil langsung makanan bergizi gratis (MBG) selama liburan Natal 2025 dan tahun baru 2026.Warga Kota Depok bernama Turmuji (45) lebih mengharapkan agar MBG saat sekolah libur bisa diberikan dalam bentuk lain. Misalnya, dalam bentuk uang tunai.Hal ini akan lebih membantu sebagai tambahan anggaran keluarga Turmuji untuk membeli makan atau bahan masakan."Ya porsi MBG kan Rp 10.000, ya kasih saja buat ke keluarga anak muridnya langsung untuk dua minggu libur. Kalau ke sekolah kan pake ongkos lagi," ujar Turmuju kepada Kompas.com, Selasa .Baca juga: Orangtua Murid Tak Ambil MBG Selama Libur: Mending Untuk Bantuan Bencana SumateraSementara itu, warga bernama Tuti (47) menyarankan alokasi dana MBG disalurkan untuk kebutuhan korban terdampak bencana Sumatera."Lebih baik dana MBG disumbang untuk bencana alam Sumatera, itu kan lebih penting untuk saat ini," kata Tuti. Menurut dia, selama hampir dua minggu anaknya akan libur semester hingga awal 2026, anggaran yang disasar untuk keperluan MBG bisa lebih terasa manfaatnya untuk korban bencana."Misal seporsi MBG Rp 10.000 dikalikan jumlah murid di sekolah misal rata-rata 900 orang, itu bisa sekitar Rp 9 juta sehari. Belum itu dikali sekitar 10 hari sekolah libur, Rp 90 juta ada kan untuk satu sekolah," ujar Tuti.Anggaran yang baru dihitung dari satu sekolah itu mungkin bisa menyentuh angka miliaran bahkan triliun jika seluruh sekolah di kota dan provinsi turut diperhitungkan.Selain bermanfaat, penyaluran MBG untuk anak saat pekan liburan justru akan lebih merepotkan terutama ketika diharuskan mengambil ke sekolah."Karena nyusahin dan repotin (kalau ambil MBG) ke sekolah, bela-belain ke sana kan sama saja buang-buang uang ongkos," ujar Tuti.Mungkin opsi penyaluran MBG terhadap murid bisa direalisasikan jika jarak antara rumah dan sekolah dekat atau bisa ditempuh dengan jalan kaki.Namun, untuk jarak rumah yang terlalu jauh dengan sekolah justru akan menyulitkan.Baca juga: Orangtua Siswa Tak Ambil MBG Saat Libur karena Malas Bolak-balik SekolahSementara itu, warga lainnya bernama Fendi (45) menyambut positif jika pemerintah tetap ingin menyalurkan MBG untuk anaknya di hari liburan sekolah.Apalagi, jarak rumah dan sekolah yang terbilang hanya berkisar 500-700 meter membuatnya tak masalah jika anaknya yang sudah kelas 6 SD harus ke sekolah untuk makanan.


(prf/ega)