Tangis Haru Adik, Jasad Samsidar Korban Galodo di Agam Ditemukan

2026-01-14 06:31:43
Tangis Haru Adik, Jasad Samsidar Korban Galodo di Agam Ditemukan
Tim Disaster Victim and Identification (DVI) telah mengidentifikasi satu jenazah korban galodo (banjir bandang) di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Korban teridentifikasi bernama Samsidar (71), warga Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.Katim Posko DVI Kombes Wahono Edi menyampaikan jenazah Samsidar teridentifikasi dari hasil pencocokan data ante-mortem, di antaranya ciri fisik dan properti milik korban yang digunakan semasa hidup."Kami sepakat bahwa itu adalah Ibu Samsidar dan hari ini keluarga sudah melihat secara langsung jenazah dan makin yakin kalau itu memang almarhumah," ujar Kombes Wahono di RSUD Lubuk Basung, Agam, Senin (8/12/2025).Wahono mengatakan pihak keluarga mengenali ciri-ciri fisik korban dan meyakini bahwa almarhumah adalah Samsidar. Setelah proses identifikasi korban, jenazah kemudian diserahkan kepada adik Samsidar, Safri (62), selaku ahli waris.Kombes Wahono kemudian menyerahkan surat kemanian kepada Safri. Penyerahan jenazah turut disaksikan oleh Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto.Adapun, ciri fisik korban antara lain: tinggi badan sekitar 125 cm, gigi ompong di bagian depan."Kami, keluarga besar Polri menyampaikan turut berduka cita, semoga almarhumah diterima oleh Allah SWT," kata Wahono.Safri merasa lega akhirnya kakaknya itu ditemukan meski dalam kondisi tidak bernyawa."Yang jelas kami bersyukur alhamdulillah sudah ketemu walaupun sudah tak bernyawa," kata Safri sambil menangis.Safri menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Riau dan Sumbar yang telah bekerja keras dalam operasi kemanusiaan ini hingga akhirnya jenazah korban ditemukan."Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Polda Riau yang telah membantu pencarian kakak saya, semoga Allah membalas. Kalau kami yang mencari tidak akan ketemu," pungkasnya.Lihat juga Video 'Update Korban Bencana Sumatera: 961 Meninggal, 293 Hilang':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-01-14 05:54