Minta Uang Rp 3 Juta untuk Pemulasaraan Jenazah Korban Banjir, ASN Aceh Utara Diskors

2026-01-12 16:07:08
Minta Uang Rp 3 Juta untuk Pemulasaraan Jenazah Korban Banjir, ASN Aceh Utara Diskors
ACEH UTARA, – Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menskors Kepala Instalasi Kamar Jenazah berinisial M yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di RSU Cut Meutia karena telah mengambil uang Rp 3 juta untuk pemulasaraan jenazah korban banjir di rumah sakit tersebut.Uang itu digunakan untuk pembelian kain kafan dan biaya pemandian jenazah.Direktur RSUCM Aceh Utara, Syarifah Rohaya, Selasa menyebutkan bahwa aksi tersebut dilakukan ASN itu tanpa berkoordinasi dengan manajemen rumah sakit.“Memang ada tarifnya untuk pemulasaraan jenazah. Namun, ini kan sedang musibah banjir, ASN tersebut tidak berkoordinasi dulu. Padahal sebelumnya manajemen sudah menyampaikan agar tidak ada pungutan untuk korban banjir,” kata Syarifah.Baca juga: Muhammadiyah Kirim Relawan ke Sumut, Aceh, dan Sumbar, Beri Layanan Kesehatan hingga Pendidikan DaruratAtas kejadian itu, kata Syarifah, dia telah menskors ASN tersebut dengan menempatkannya sebagai staf di bagian penunjang rumah sakit, ditambah surat peringatan tertulis yang bermakna tidak mendapatkan jasa medis.Uang yang telah diminta dari keluarga pasien telah dikembalikan. “Saya sudah hubungi pribadi keluarga pasien, saya juga kirim wakil direktur dan kepala bagian untuk ke rumah duka, meminta maaf atas sikap ASN saya,” kata dia. Selain itu, Syarifah menyatakan dirinya sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk penanganan jenazah korban banjir lainnya.Dia menyebutkan, ke depan dipastikan rumah sakit itu akan menerima jenazah korban banjir lainnya, sehingga diperlukan kebijakan khusus dari pemerintah untuk penanganan korban banjir.“Ini sedang dirapatkan kebijakannya, apakah nanti akan ditanggung seluruhnya oleh pemerintah biaya pemulasaraan jenazah korban banjir atau bagaimana mekanismenya. Masih kita koordinasikan,” ujar dia.Baca juga: Bantuan Mulai Berdatangan untuk Aceh Tamiang, Distribusi Melalui Jalur SungaiSyarifah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas tindakan oknum petugas ini. Sebelumnya diberitakan, banjir merendam 18 kabupaten/kota di Aceh.Ratusan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur lainnya. Hingga kini, sejumlah titik belum bisa diakses.


(prf/ega)