Kurangi Pencemaran Udara, Wali Kota Agustina Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang

2026-01-11 15:06:54
Kurangi Pencemaran Udara, Wali Kota Agustina Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang
- Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menunjukkan komitmennya untuk mengurangi pencemaran udara sekaligus meningkatkan pelayanan masyarakat melalui uji coba bus listrik Trans Semarang koridor 1 pada Rabu .Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang memulai uji coba operasional dua armada bus listrik Trans Semarang dengan rute Terminal Mangkang–Simpang Lima pulang pergi (PP).Satu bus besar melayani rute operasional koridor 1 (Terminal Mangkang–Pemuda–Simpang Lima–Terminal Penggaron), sementara bus berukuran sedang dijalankan di koridor lain dengan mempertimbangkan medan yang tepat untuk kendaraan listrik.Masyarakat umum dapat menikmati tarif penumpang secara gratis selama periode uji coba yang berlangsung hingga dua pekan ke depan sekaligus melihat performa kendaraan secara menyeluruh.Baca juga: Bus Listrik Trans Semarang Lakukan Uji Coba, Masih Gratis"Ini sebuah langkah maju yang konkret sekaligus menunjukkan komitmen Pemkot Semarang dalam mendorong penurunan emisi dengan penggunaan teknologi ramah lingkungan seperti bus listrik," ujar Agustina.Ia menyampaikan bahwa rute operasional koridor 1 hingga saat ini menjadi koneksi penting yang menghubungkan jalur barat dan timur Kota Semarang secara langsung untuk memudahkan mobilitas masyarakat.Agustina menilai, rute tersebut dapat mengoptimalkan upaya Pemkot Semarang dalam mendorong penggunaan transportasi publik oleh masyarakat.Ia menambahkan, pengembangan kendaraan listrik di koridor 1 memiliki nilai strategis dan vital dari sisi ekonomi karena menjadi jalur yang mengintegrasikan jalan-jalan utama dan sentra-sentra ekonomi di Kota Semarang.Baca juga: Berharap Dukungan Pemerintah untuk Kendaraan Listrik Melalui Himbara"Di samping itu, kenyamanan pengguna transportasi adalah prioritas utama dalam membangun sistem transportasi yang terintegrasi, lebih modern, dan berkelanjutan," ucap Agustina.Untuk mencapai hal tersebut, lanjut dia, Pemkot Semarang perlu bersinergi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang terkait pembiayaan.Oleh karena itu, Agustina telah mengajukan persetujuan pembiayaan konversi bus diesel konvensional menjadi bus listrik atau electric vehicle di koridor 1 pada 2026 kepada DPRD Kota Semarang.Kehadiran bus listrik Trans Semarang dinilai mampu mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, mendukung transportasi berkelanjutan di perkotaan, serta mencapai target Net Zero Emission (NZE) Kota Semarang.Baca juga: Bus Listrik Trans Semarang Mulai Uji Coba, Warga Bisa Naik GratisSebagai informasi, kini Trans Semarang telah mengoperasikan 281 unit bus diesel untuk delapan koridor dan empat feeder.Rencananya, bus listrik koridor 1 akan beroperasi penuh pada 2026 dan semua armada Trans Semarang akan beralih dari bus konvensional menjadi bertenaga listrik secara bertahap"Ini titik awal yang positif jika sistem electric vehicle bisa diandalkan untuk transportasi Kota Semarang yang lebih maju dan lebih hijau," kata Agustina.


(prf/ega)