Buka Toko ke-1.200, Simak Prospek Saham MDIY

2026-02-04 16:14:58
Buka Toko ke-1.200, Simak Prospek Saham MDIY
JAKARTA, - Emiten ritel PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR.D.I.Y. Indonesia (MDIY) belum lama ini meresmikan pembukaan toko ke-1.200. Ekspansi gerai yang masif tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pendapatan sekaligus menjaga marjin bisnis tetap solid.Toko ke-1.200 MDIY dibuka di Sumbawa. Pembukaan ini menjadi simbol komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan rumah tangga yang hemat dan lengkap, serta mendorong pemerataan modernisasi ritel di seluruh Indonesia.Direktur Utama MDIY Edwin Cheah mengatakan, kehadiran toko ke-1.200 di Sumbawa menjadi tonggak penting bagi perjalanan MR.D.I.Y. Indonesia sekaligus bagi Indonesia.Baca juga: Pendapatan WIFI, Emiten Hashim Djojohadikusumo Naik 100 Persen“Pertumbuhan ritel kini tidak lagi terkonsentrasi hanya di kota-kota besar, karena pusat-pusat ekonomi di berbagai daerah terus berkembang. Kami hadir untuk memperkuat ekosistem tersebut dengan menyediakan akses belanja yang lebih merata. Misi kami adalah menjadi bagian dari kemajuan daerah, mendukung aktivitas ekonomi lokal, dan menyediakan nilai terbaik bagi keluarga Indonesia di mana pun mereka berada,” ujar Edwin dalam siaran pers  dikutip Selasa .Dengan pencapaian tersebut, jaringan gerai MDIY kini telah tersebar di 422 dari total 516 kota dan kabupaten di Indonesia. Hingga akhir September 2025, jumlah toko MDIY tercatat sebanyak 1.154 gerai. Artinya, dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, perseroan membuka 46 toko baru.MDIY tercatat sebagai emiten ritel dengan laju ekspansi tercepat di industrinya. Perseroan membuka 400 toko pertama dalam lima tahun, yakni periode 2017–2022. Selanjutnya, sebanyak 800 toko tambahan dibuka hanya dalam tiga tahun pada periode 2023–2025.Analis saham sektor ritel MNC Sekuritas, Catherine, menilai progres ekspansi gerai MDIY saat ini sudah berada di jalur yang tepat untuk mencapai target akhir tahun.“Jika melihat perkembangan terbaru, progres ekspansi gerai MDIY sudah on-track untuk mencapai target akhir tahun. Dengan momentum yang ada, pencapaian lebih dari 1.200 toko merupakan target yang sangat feasible,” ujar dia dalam keterangannya.Menurut Catherine, strategi MDIY dinilai tepat dalam merespons dinamika dan persaingan industri, terutama melalui ekspansi ke wilayah luar Jawa. Meski Jawa memiliki potensi ekonomi besar, tingkat persaingan ritel di wilayah tersebut sudah relatif jenuh.Sebaliknya, wilayah luar Jawa masih menawarkan peluang pertumbuhan yang lebih tinggi dan belum terlalu padat bagi peritel yang menyediakan kebutuhan rumah tangga, aksesori, dan elektronik seperti MDIY.“Strategi MDIY fokus ke area dengan potensi pertumbuhan tinggi sambil tetap menawarkan produk yang sangat affordable. Ini menjadi fondasi penting bagi growth story yang solid dan berkelanjutan,” kata Catherine.Dari sisi kinerja keuangan, pembukaan toko baru sepanjang 2025 diperkirakan akan mendorong pendapatan perseroan. Hingga sembilan bulan 2025, MDIY membukukan pendapatan sebesar Rp 5,77 triliun atau tumbuh 17,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan jumlah toko dan transaksi, yang secara nasional mencapai 73 juta transaksi pada periode Januari–September 2025 atau naik 12,4 persen yoy.Dari sisi profitabilitas, MDIY mencatatkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp 1,87 triliun, meningkat 15,7 persen yoy. Marjin EBITDA tetap terjaga di kisaran 32 persen.“Hal lain yang juga menarik dari MDIY adalah, ketika ekspansif buka 239 toko di tahun 2025, top line memang tumbuh tetapi dilusi marjin minimal dan tetap solid dengan EBITDA marjin tetap di 32–33 persen. Ini artinya ekspansi tidak mengorbankan profitabilitas,” jelas Catherine.Ia menambahkan, dengan arus kas yang kuat, neraca yang solid, serta rasio utang yang rendah, prospek pertumbuhan dua digit MDIY masih dapat dipertahankan dalam jangka menengah, selama perseroan konsisten membuka setidaknya 200 toko baru setiap tahun.Baca juga: Kata Analis, Ini Penyebab 4 Emiten Milik Haji Isam Kompak Menguat Hari IniDisclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-04 14:44