Truk Pengangkut Monyet Riset Terguling, 3 Ekor Kabur

2026-01-12 05:00:18
Truk Pengangkut Monyet Riset Terguling, 3 Ekor Kabur
MISSISSIPPI, — Sebuah truk pengangkut hewan riset diduga dari Universitas Tulane, New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat, mengalami kecelakaan di jalan raya antarnegara bagian utama di Mississippi pada Selasa waktu setempat.Menurut keterangan kepolisian setempat, kecelakaan itu menyebabkan truk terguling dan enam dari 21 ekor monyet di dalam truk sempat kabur.Tiga di antaranya berhasil ditangkap kembali, sementara tiga ekor lainnya yang berpotensi membawa penyakit masih hilang dan dalam pencarian pihak berwenang.Baca juga: Monyet di India Sebabkan Kericuhan di Kuil, 2 Orang Tewas“Kami masih berupaya memperbarui informasi kepada publik, tetapi proses pengumpulan data masih berlangsung,” ujar kepolisian setempat dalam pernyataan resminya.“Kami akan terus memberikan kabar terbaru begitu ada perkembangan,” lanjut pernyataan tersebut.Polisi setempat memperingatkan warga untuk tidak mendekati hewan tersebut, karena monyet-monyet itu dianggap berpotensi berbahaya bagi manusia.“Warga diminta segera menghubungi pihak berwenang jika melihat hewan-hewan ini,” kata petugas.Sebelumnya, departemen itu sempat mengumumkan di laman Facebook bahwa monyet rhesus tersebut membawa hepatitis C, herpes, dan COVID-19, serta dikategorikan agresif terhadap manusia.Namun, keterangan itu kemudian diklarifikasi setelah Universitas Tulane mengirim pernyataan resmi.Dalam tanggapannya kepada stasiun televisi FOX, pihak Universitas Tulane menegaskan bahwa monyet-monyet tersebut tidak terinfeksi penyakit apa pun dan bukan bagian dari pengiriman resmi milik kampus itu.Baca juga: Saat Monyet-monyet Kabur dan Serbu Kantor Polisi Thailand..."Primata non-manusia di Pusat Penelitian Biomedis Nasional Tulane diberikan kepada organisasi penelitian lain untuk memajukan penemuan ilmiah," kata juru bicara Tulane, Andrew Yawn."Primata-primata yang dimaksud adalah milik entitas lain dan tidak menular. Kami secara aktif bekerja sama dengan pihak berwenang setempat dan akan mengirimkan tim ahli perawatan hewan untuk membantu sesuai kebutuhan,” tambahnya.Tulane juga menambahkan bahwa mereka tidak mengangkut hewan tersebut secara langsung, namun sedang bekerja sama dengan otoritas setempat dan mengirim tim ahli perawatan hewan untuk membantu pencarian.Universitas Tulane mengonfirmasi bahwa mereka mengirim tim tambahan ke lokasi pada Rabu untuk mengambil kembali monyet-monyet yang masih berada di dalam kandang serta membantu proses evakuasi.Sementara itu, pihak kepolisian mengatakan, telah bekerja sama dengan perusahaan pengelola hewan untuk melacak dan menangani sisa hewan yang belum ditemukan.Insiden ini menarik perhatian kelompok People for the Ethical Treatment of Animals (PETA). Dalam pernyataannya, PETA menilai kecelakaan tersebut menunjukkan risiko nyata dari industri eksperimen terhadap primata.“Kejadian ini adalah contoh jelas dari bahaya yang ditimbulkan oleh industri eksperimental yang serakah,” tulis PETA dalam pernyataannya.PETA menyerukan agar pemerintah memperketat pengawasan terhadap transportasi hewan laboratorium dan mempertimbangkan alternatif riset tanpa melibatkan primata hidup.Baca juga: Gara-gara 1 Monyet, 22 Juta Orang Mati Listrik 3 Hari Beruntun


(prf/ega)