- Jauh sebelum pesawat menjadi bagian dari kehidupan modern, terbang adalah mimpi yang terdengar mustahil.Pada awal abad ke-20, banyak ilmuwan dan penemu berusaha menaklukkan udara dengan mesin, tenaga besar, dan keyakinan bahwa kekuatan mekanik adalah kunci.Namun, sejarah mencatat bahwa terobosan terbesar justru lahir dari kesabaran, pengamatan, dan pemahaman tentang cara manusia mengendalikan udara.Di tengah sorotan media yang tertuju pada Samuel Langley dari Smithsonian, dua bersaudara dari Ohio, Wilbur dan Orville Wright, bekerja nyaris tanpa perhatian publik.Padahal penelitian Smitsonian bersaudara itu bahkan didukung Departemen Perang AS.Sejak 1899, mereka bereksperimen secara ilmiah tentang penerbangan, bukan dari laboratorium megah, tetapi dari bukit pasir dan angin pantai.Baca juga: Tanggal 3 Juli 1988, Kapal Perang AS Menembak Jatuh Pesawat Komersial IranMenurut laman resmi National Park Service, perbedaan mendasar Wright bersaudara dengan para pendahulunya terletak pada cara pandang.Banyak penemu sebelumnya mencoba membuat mesin yang “secara teori stabil” lalu berharap penumpangnya bertahan di udara.Wright bersaudara justru meyakini bahwa manusia harus menjadi bagian aktif dari sistem penerbangan.Wilbur Wright pernah menulis, "Manusia bisa terbang tanpa mesin, tetapi tidak tanpa pengetahuan dan keterampilan."Keyakinan itu mereka buktikan dengan lebih dari seribu kali penerbangan layang (gliding) dari Big Kill Devil Hill di Outer Banks, Carolina Utara.Dari sana, mereka bukan hanya menguji sayap, tetapi melatih diri sebagai pilot pertama dalam sejarah.Eksperimen glider tersebut membawa mereka pada dua temuan penting: bagaimana menciptakan daya angkat berkelanjutan, dan yang lebih krusial, bagaimana mengendalikan pesawat saat berada di udara.Sebelum mencoba mesin bermotor, Wright bersaudara telah "menguasai langit" dengan tubuh dan intuisi mereka sendiri.Baca juga: Sejarah Perusahaan Boeing: Produsen Pesawat Militer dan KomersialKetika teknologi mesin bensin mulai berkembang, Wright bersaudara sadar bahwa mereka membutuhkan tenaga tambahan.
(prf/ega)
17 Desember 1903, Hari Ketika Manusia Benar-benar Terbang
2026-01-12 06:50:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:36
| 2026-01-12 10:57
| 2026-01-12 10:48
| 2026-01-12 10:21
| 2026-01-12 09:57










































