Pengakuan Dirut Inhutani V soal Suap: Uang Stik Golf hingga Rubicon Merah

2026-01-12 10:34:58
Pengakuan Dirut Inhutani V soal Suap: Uang Stik Golf hingga Rubicon Merah
JAKARTA, - Aliran dana dan duit suap di kasus korupsi kerja sama pengelolaan kawasan hutan di PT Inhutani V mulai terungkap di dalam ruang sidang.Inhutani adalah anak usaha Perhutani (BUMN) yang bergerak di bidang kehutanan. Adapun kasus ini adalah suap terkait pengelolaan wilayah Inhutani V di daerah Lampung.Direktur Utama PT Inhutani V, Dicky Yuana Rady, yang dulu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, dihadirkan dalam sidang untuk ‘mengaku dosa’ atas peristiwa yang terjadi sekitar tahun 2024-2025.Di hadapan majelis hakim, Dicky mengaku ada beberapa pemberian dari Direktur PT Paramitra Mulia Langgeng (PT PML) Djunaidi Nur yang diterimanya.Baca juga: KPK Panggil Eks Dirut Perum Perhutani Jadi Saksi Kasus Suap Pengelolaan Hutan di Inhutani VMulai dari uang dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, hingga dibantu beli mobil Rubicon baru.Dicky dan Djunaidi terkesan akrab dari rangkaian tanya jawab antara Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan saksi.Keduanya sering bermain golf bersama karena sama-sama hobi.Pada Agustus 2024 di sebuah golf range di Bogor, Jawa Barat, Dicky sempat memerhatikan lebih dekat cara Djunaidi memukul bola.Ketika di lapangan hijau itu, Dicky sempat memuji pukulan Djunaidi yang katanya lebih baik dari biasanya.Usia Djunaidi tak lagi muda, terlihat dari rambutnya yang sudah putih semua. Keduanya berkesimpulan, stik golf di tangan Djun adalah kunci performanya meningkat.SHUTTERSTOCK / Daxiao Productions Ilustrasi golf - Seorang pemain golf di lapangan golf.Dalam permainan itu, Dicky sempat mencoba stik golf milik Djunaidi. Dan benar, ia merasa pukulannya lebih baik.Selesai main golf, Dicky tidak pulang dengan tangan kosong. Djunaidi menyerahkan sebuah bingkisan kepadanya.“Jadi, setelah golf bersama di Bogor, setelah golf kami ada pertemuan, di Senayan Golf, Pak Djun menyerahkan uang ke saya, saya akui jujur itu, Tapi tidak saya buka. saya tanya ke beliau, Pak Djun, ini apa? Bapak (Djun bilang) katanya uang ganti stik golf. Ya, saya terima Pak,” ujar Dicky dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin .Baca juga: Dirut Inhutani V Dicky Akui Terima 10.000 USD untuk Ganti Stick GolfDicky sempat tidak mau mengaku berapa uang yang diterimanya saat itu. Tapi, saat dicecar jaksa, ia akhirnya menyebutkan, Djunaidi memberikan 10.000 dolar Amerika Serikat untuk membeli stick golf baru.“Saya tidak sempat hitung, tapi 10.000 (USD),” jawab Dicky lagi.Sebelum membeli mobil Rubicon, Dicky lebih dahulu menyampaikan keinginan untuk membeli mobil baru ke Djunaidi.Awalnya, Dicky meminta Djunaidi membeli mobil Pajero miliknya. Nanti, uang hasil jual mobil ini ditambah sendiri untuk membeli mobil baru yang lebih bagus agar bisa dikendarai di kota sampai ke hutan.Mendengar permintaan Dicky, Djunaidi kemudian menyuruhnya untuk berkoordinasi dengan Aditya Simaputra, asisten pribadi Djunaidi sekaligus staf perizinan di PT Sungai Budi Group.Tak lama setelah percakapan ini, Dicky dan Aditya saling kontak.Baca juga: Dirut Inhutani V Bantah Beli Rubicon Pakai Duit SuapAtas arahan Djunaidi, Adit sempat memberikan beberapa rekomendasi. Mulai dari mobil Palisade, Fortuner, hingga Subaru.Namun, Dicky belum ‘sreg’ dengan merek-merek yang disebutkan Adit. Ia pun mencari sendiri mobil yang diinginkan.


(prf/ega)