Bos BGN Curhat Sulit Cari Ahli Gizi, Bidik Profesi Lain untuk Kerja di Dapur MBG

2026-01-12 06:51:34
Bos BGN Curhat Sulit Cari Ahli Gizi, Bidik Profesi Lain untuk Kerja di Dapur MBG
JAKARTA, - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan bahwa BGN mulai kesulitan mencari ahli gizi untuk direktur, padahal sebelumnnya ahli gizi merupakan profesi yang sulit mencari pekerjaan."Tadinya ahli gizi agak sulit mencari pekerjaan, sekarang menjadi salah satu profesi yang langka. Sehingga tadi Komisi IX memberikan saran agar BGN mencari jalan keluar atas kelangkaan tersebut," kata Dadan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu  .Dadan menuturkan, ahli gizi penting direkrut untuk bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).Baca juga: Ahli Gizi Terbatas, Baru 7 SPPG Kantongi SLHS: Dinkes Balikpapan Perketat Pengawasan MBGSebab, ahli gizi berperan dalam memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang akan diolah menjadi menu MBG.Namun, saat ini, keberadaan ahli gizi mulai langka sehingga BGN sulit untuk merekrut mereka."Ya begini, prinsip dasar dari program Makan Bergizi Gratis memanfaatkan potensi sumber daya lokal dan kesukaan masyarakat lokal. Sebab itu, di setiap SPPG kita tempatkan ahli gizi yang sekarang mulai langka," ujar Dadan.Baca juga: BGN Janjikan Gaji Petugas MBG yang Telat Dibayar Cair Pekan IniSebagai solusinya, BGN akan membidik profesi terkait lainnya untuk menggantikan ahli gizi di dapur-dapur MBG.Saat ini, BGN mencari orang-orang lulusan program studi kesehatan masyarakat hingga teknologi pangan untuk bekerja di dapur MBG."Dan mungkin kita sudah akan mengarah kepada profesi lain, atau keilmuan lain yang masih terkait, contohnya (lulusan) kesehatan masyarakat dan juga teknologi pangan atau pengolahan pangan," kata Dadan.


(prf/ega)