Cerita Normalisasi Sungai di Pasuruan, Petugas Angkat Sampah Kasur hingga Kandang Ternak

2026-01-13 01:10:22
Cerita Normalisasi Sungai di Pasuruan, Petugas Angkat Sampah Kasur hingga Kandang Ternak
PASURUAN, - Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur melakukan normalisasi sungai di 11 lokasi.Banyak kendala yang ditemui mulai dari sampah hingga keberatan warga karena tanamannya harus diratakan."Selama melakukan normalisasi tentu ada saja kendalanya. Untuk itu butuh kerjasama warga dan pihak terkait untuk melakukan normalisasi sungai-sungai di Pasuruan," ujar Kabid Sumber Daya Air, Widya Purwanti, Kamis .Baca juga: Emilia dan Annabella, Atlet Biliar Asal Pasuruan Raih Perak dan Perunggu di SEA Games 2025Widya mengungkapkan selama proses normalisasi sungai di 11 titik di sungai dan anak sungai sejumlah kendala kerap ditemui.Ada warga yang keberatan karena ada kandang ternaknya dibongkar karena berada di bantaran sungai, tanaman yang harus dirobohkan hingga sulitnya membuang material lumpur akibat penyempitan tanggul."Selain material sampah, kendala yang ditemui mulai dari kandang, pohon bambu, kasur rusak hingga tanaman sayur yang diklaim menjadi tanamannya. Itu yang harus kami hadapi selama di lapangan," terangnya.Baca juga: BNN Pasuruan Razia Wisma di Puncak Tretes, 1 LC Positif GanjaUntuk mengatasi hambatan itu, pihaknya yang sudah meminta pada pihak desa atau kecamatan yang memberikan edukasi agar normalisasi sungai sesuai target tanpa kendala."Secara teknis kendala yang paling sulit itu ketika ekskavator kesulitan untuk membuang material sampah bercampur lumpur di posisi berhimpitan dengan bangunan permanen milik warga," katanya.Sedangkan 11 titik yang dinormalisasi tersebar di sungai wilayah Rejoso, Lekok, Grati, Kraton, Bangil, Rembang, Gondangwetan dan Gempol.Normalisasi difokuskan pada titik-titik yang paling krusial penyebab banjir."Tidak sepanjang sungai, namun diambil pad titik yang menyebabkan melubernya air sungai saat hujan deras ke perkampungan," katanya.Baca juga: Mahasiswi UMM Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Pasuruan, Kasusnya Diambil Polda JatimTerpisah Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo berharap pembersihan dan normalisasi sungai butuh dukungan warga dalam menjaga sungai.Setidaknya, tidak membuang sampah di sungai serta menjaga tanggul atau bantaran sungai."Selain tidak membuang sampah, bantaran atau tanggul sungai juga tidak lagi digunakan atau ditanami pepohonan, pisang atau bambu agar proses normalisasi lanjutan tidak ada kendala," harapnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dilansir dari Kompas.com, Senin , cabang bulu tangkis kembali menegaskan statusnya sebagai lumbung medali bagi Indonesia dengan menyumbangkan dua emas di SEA Games 2025.Pada nomor tunggal putra, Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah melewati duel sengit melawan rekan senegara, Moh Zaki Ubaidillah.Laga final yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu harus ditentukan lewat tiga gim, dengan Alwi akhirnya memastikan kemenangan.Keberhasilan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra.Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil solid di partai puncak dan menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.Kemenangan dua gim langsung memastikan medali emas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di papan klasemen.Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perunggu.Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis setelah meraih emas nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu.Baca juga: Timnas U22 Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025Cabang atletik menjadi kontributor utama medali emas Indonesia pada hari pertandingan tersebut dengan total empat keping emas.Hendro Yap kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis terdepan di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, meninggalkan pesaing terdekatnya dari Myanmar.Dominasi Indonesia di nomor jalan cepat berlanjut lewat Violine Intan Puspita yang menjadi terbaik di sektor putri.Dari nomor maraton, Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di kategori putra.Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho kembali menegaskan reputasinya sebagai ratu maraton Asia Tenggara dengan meraih emas di nomor putri.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?Tambahan medali emas Indonesia juga datang dari cabang skateboard nomor street.Hutomo Basral Graito tampil impresif sepanjang perlombaan dan menutup kompetisi dengan raihan skor tertinggi.Ia sukses mengungguli atlet tuan rumah serta pesaing lainnya, sekaligus melengkapi deretan emas Indonesia dari berbagai cabang olahraga di SEA Games 2025.(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Yudha Riefwan Najib)sumber:https://sumut.antaranews.com/berita/648835/klasemen-medali-sea-games-2025-indonesia-kokoh-di-peringkat-kedua

| 2026-01-12 23:35