Warga Sebut Kabel Semrawut dan Tiang Miring di Tebet Muncul sejak Ada Proyek Galian

2026-01-12 10:11:56
Warga Sebut Kabel Semrawut dan Tiang Miring di Tebet Muncul sejak Ada Proyek Galian
JAKARTA, - Salah seorang warga bernama Alfin (32) menyebutkan, kondisi kabel semrawut dan sejumlah tiang yang miring di sepanjang Jalan Dr Soepomo hingga Jalan Dr Saharjo, sebelum Jalan Raya Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan, mulai terjadi sejak adanya proyek perbaikan trotoar dan saluran air di kawasan tersebut."Sejak ada galian sekitar tiga bulan yang lalu, tiang dipindah jadinya digeser terus makanya miring (tiangnya)," kata Alfin saat ditemui di lokasi, Selasa .Menurut dia, sejumlah tiang penyangga kabel hingga tiang lampu penerangan sempat dicabut sementara.Baca juga: Kabel Semrawut dan Tiang Miring di Depan Kantor Kecamatan Tebet, Warga WaswasBeberapa di antaranya dipindahkan lebih ke dalam, mendekati pagar gedung, bahkan ada yang dipasang di area saluran air.Kondisi tersebut membuat kabel-kabel tertarik sehingga posisi tiang yang dipasang cukup jauh dari lokasi semula di pinggir jalan menjadi miring.Warga sekitar mengaku waswas melihat kondisi itu. Mereka menyebut telah dijanjikan perbaikan, namun hingga kini belum juga direalisasikan."Katanya mau diperbaiki cuma masih belum sampai sekarang," kata dia.Warga berharap kabel-kabel yang sudah tidak berfungsi dapat segera dibuang untuk mengurangi tumpukan kabel.Selain dinilai berpotensi membahayakan, kabel yang semrawut juga mengganggu pemandangan, terutama setelah trotoar diperbaiki dan terlihat lebih rapi.Baca juga: Kabel Semrawut di Jembatan Kapuk Akhirnya Dirapikan Bina Marga"Berharapnya dirapiin lah, enggak enak dilihatnya. Jalannya sudah rapi begini malah kabelnya ganggu," ungkap warga lainnya, Jaya (47), ditemui terpisah, Selasa.Pantauan Kompas.com di lokasi, setidaknya ada tujuh titik dengan tiang miring. Salah satunya terlihat di depan Kantor Kecamatan Tebet yang bersebelahan dengan Mapolsek Tebet.Selain itu, banyak kabel terlihat menjuntai rendah, bahkan terlepas dari ikatan tumpukannya. Kondisi tersebut tampak di depan warung pecel lele dekat SPBU.Pedagang pecel lele, Ansori (37), mengungkapkan keluhan serupa. Ia mengatakan, kabel-kabel yang menjuntai tak beraturan di trotoar sudah terlihat sejak proyek pembongkaran trotoar dilakukan.Petugas yang bekerja saat itu berjanji akan merapikan kabel sekitar dua atau tiga hari setelah proyek selesai.Namun, hingga trotoar sudah bisa digunakan lagi oleh pejalan kaki, kabel itu masih tampak berantakan, seperti jaring laba-laba.Baca juga: Ancol Hentikan Sementara Proyek Harbour Road II Jelang Libur Nataru"Itu sudah lama, sejak bongkar trotoar aja. Ganggu banget, kasihan yang jalan kaki kepalanya miring-miring sambil lewat situ," ungkap Ansori ditemui di warung pecel lelenya, Selasa.Ansori berharap kabel-kabel tersebut segera dirapikan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna trotoar.


(prf/ega)