BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang 16-22 Desember 2025, Cek Wilayahnya

2026-01-14 07:18:56
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang 16-22 Desember 2025, Cek Wilayahnya
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Indonesia yang mengalami hujan lebat selama sepekan ke depan, yakni pada Selasa hingga Senin . Dalam keterangan resminya, Selasa , BMKG mencatat terdapat beberapa provinsi yang mengalami curah hujan sangat lebat dalam tiga hari terakhir, di antaranya adalah Sumatera Barat (121 mm/hari), Bali (110 mm/hari), dan Riau (106 mm/hari).Faktor yang memengaruhi peristiwa tersebut antara lain adanya Siklon Tropis Bakung di Samudra Hindia barat Lampung.Baca juga: BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 14-15 Desember 2025Selain itu, ada pula Bibit Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia selatan Jawa serta Bibit Siklon Tropis 95S di perairan Nusa Tenggara Timur.Ketiganya memberikan pengaruh yang cukup signifikan pada pola angin, membentuk daerah konvergensi, serta memicu peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia.Tak hanya itu, aktivitas Gelombang Rossby Ekuator dan Gelombang Kelvin di sejumlah wilayah Indonesia juga turut menjadi faktornya. Selain itu, Dipole Mode negatif (-0.63), kelembapan udara yang masih tinggi ditambah atmosfer yang relatif stabil juga memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia.Lantas, wilayah mana saja yang terkena hujan lebat selama sepekan ke depan?Baca juga: Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 16–17 Desember 2025Dilansir dari akun resmi BMKG, berikut wilayah yang berpotensi terkena hujan lebat, sangat lebat, dan angin kencang selama sepekan ke depan yakni pada 16-22 Desember 2025.1. Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:Baca juga: Hujan Meteor Geminid Akan Hiasi Langit Akhir Pekan Ini, Kapan Waktu Terbaik Lihatnya?2. Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:3. Wilayah yang yang berpotensi angin kencangBaca juga: Begini Cara Menyaksikan Hujan Meteor Geminid, Tak Perlu Teleskop1. Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:Baca juga: BRIN Sebut Puncak Hujan Meteor Geminid Bisa Capai 140 Meteor per Jam, Bisakah Dilihat di Indonesia?2. Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:3. Wilayah angin kencangBaca juga: Jadwal Puncak Hujan Meteor Geminid 14 Desember 2025, Bisa Disaksikan Jam Berapa?


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-14 05:13