KLATEN, - Pencarian dua pendaki asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang hilang di Gunung Merapi dipusatkan di Kawasan Sapuangin, Klaten, Jawa Tengah, pada Senin ."Karena kemarin turunnya di wilayah Girpasang, Sapuangin, ya diperkirakan sekitaran atas situ pos dua (pencarian)," kata Kapolsek Kemalang AKP Sarwoko dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Senin.Pencarian yang melibatkan berbagai unsur relawan ini dimulai sejak Minggu siang.Baca juga: Kapal KM Maulana-30 Terbakar di Lampung: 8 ABK Hilang, Tim SAR Perluas PencarianNamun, terkendala hujan sehingga pencarian dilanjutkan hari ini.Pihak kepolisian menyatakan tim SAR telah membuat posko pencarian di Kawasan Sapuangin."Dari kemarin siang dari SAR Klaten, BPBD, relawan sekitar, TNI/Polri juga melakukan pencarian," ungkap Sarwoko.Ditegaskan bahwa kedua pendaki yang hilang tersebut masuk melalui jalur ilegal.Baca juga: Nasib Desa Leubok Pusaka di Aceh Utara, Separuh Wilayahnya Hilang Disapu BanjirMereka mendaki Gunung Merapi melalui jalur Kalitalang, Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten."Memang mereka niatnya mendaki ke puncak (Gunung Merapi). Padahal itu pendakian ditutup, tidak boleh. Jadi itu ilegal," katanya.Sebelumnya diberitakan, tiga pendaki naik Gunung Merapi melalui jalur Kalitalang, Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten pada Sabtu pukul 04.00 WIB.Ketiga pendaki itu sengaja mencari jalur pendakian ilegal agar dapat naik ke puncak Gunung Merapi.Mereka berhasil mencapai puncak dan menginap semalam.Baca juga: 2 Pendaki Asal Yogyakarta Hilang di Gunung Merapi, Pencarian DilakukanSaat memutuskan untuk turun, seorang pendaki tertinggal di atas karena kelelahan.Sementara dua pendaki lainnya turun untuk mencari bantuan.Namun, salah satu dari dua pendaki yang turun mencari bantuan terpeleset dan jatuh ke jurang, menyebabkan mereka terpisah.Meskipun demikian, pendaki yang jatuh ke jurang tersebut berhasil turun ke bawah setelah mengikuti jalur aliran sungai.
(prf/ega)
Pencarian 2 Pendaki Asal Yogyakarta Hilang di Gunung Merapi Dipusatkan di Sapuangin
2026-01-11 23:11:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:08
| 2026-01-11 22:51
| 2026-01-11 22:34
| 2026-01-11 21:48










































