SDRA Geber Inovasi Digital, Analis: Bisa Dongkrak Bisnis Transaction Banking

2026-01-13 10:53:49
SDRA Geber Inovasi Digital, Analis: Bisa Dongkrak Bisnis Transaction Banking
JAKARTA, - Bank Woori Saudara (BWS) terus mendorong inovasi digital yang fokus untuk meningkatkan layanan yang diberikan kepada nasabah dalam hal bertransaksi. Salah satunya melalui cross border cardless withdrawal.Paling anyar, emiten berkode SDRA ini menggandeng Artajasa Pembayaran Elektronik untuk implementasi cross border cardless withdrawal yang tidak hanya mendukung sistem pembayaran nasional tetapi juga berdampak positif untuk jangka panjang bagi bisnis.Lewat kemitraan ini, nasabah dapat melakukan penarikan tunai lintas negara tanpa menggunakan kartu di jaringan ATM Bank Woori Saudara dan hanya dengan kode OTP yang dihasilkan dari aplikasi mobile banking nasabah.Baca juga: Wacana Penggabungan Bank KBMI I, Perkuat Bisnis Hadapi Persaingan?BWS akan terhubung dengan Artajasa sebagai perusahaan switching nasional yang telah bermitra dengan KFTC, operator switching terkemuka di Korea Selatan, serta Woori Card. Integrasi ini dinilai membuka jalan bagi konektivitas layanan yang lebih luas dan efisien.Edo Ardiansyah dari Phillip Sekuritas Indonesia menyebutkan, kemitraan tersebut berdampak positif bagi SDRA, mengingat posisinya sebagai anak usaha Woori Bank Korea (WBK) yang menjadi salah satu bank terbesar di Negeri Ginseng.Selain itu hubungan antara RI-Korsel yang erat juga menjadi momentum yang tepat untuk pengembangan teknologi ini."Lewat teknologi, pelayanan nasabah dapat ditingkatkan. Customer experience dapat didesain dengan seamless sehingga pada akhirnya kondisi ini dapat menciptakan loyalitas nasabah mendongkrak bisnis transaction banking bagi bank," kata Edo dalam keterangannya, Selasa .Melalui inovasi digital seperti adanya cross border cardless withdrawal hingga mobile banking dengan fitur yang relevan terhadap kebutuhan keuangan pasar, BWS berpotensi menjadi salah satu bank yang unggul dari sisi transaction banking di kelasnya."Dengan transaction banking, bank bisa mendiversifikasi sumber pendapatan dan tidak hanya bertumpu pada pendapatan bunga saja sehingga lebih resilien dalam berbagai kondisi terutama ketika suku bunga sedang berfluktuasi," sebut dia.Di sepanjang sembilan bulan tahun 2025, BWS mencatatkan pertumbuhan bisnis transaction banking yang signifikan. Hal ini tercermin dari pendapatan dari transaksi valuta asing serta layanan transfer.Per September 2025, BWS melaporkan pendapatan dari transaksi valuta asing mencapai Rp 47,6 miliar atau naik 60,8 persen secara year on year. Sementara untuk pendapatan dari layanan transfer mencapai Rp 29,1 miliar dan mengalami kenaikan 90,8 persen year on year.Baca juga: Perkuat Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Gandeng IKA UII Terbitkan Kartu Debit Co-Brand GPN


(prf/ega)