Globe Soccer Awards 2025: Cristiano Ronaldo Sabet Trofi Best Middle East Award

2026-02-04 11:54:52
Globe Soccer Awards 2025: Cristiano Ronaldo Sabet Trofi Best Middle East Award
- Pemain bintang milik Al Nassr, Cristiano Ronaldo berhasil mendapat penghargaan dalam acara Globe Soccer Awards 2025.Cristiano Ronaldo didaulat sebagai pemenang dalam kategori Best Middle East Player, atas kontribusinya dan konsistensinya di sepak bola Timur Tengah.Globe Soccer Awards pertama kali diselenggarakan pada tahun 2010 dan hingga kini rutin digelar setiap Desember atau Januari di Dubai. Baca juga: Cristiano Ronaldo Gemilang di Laga ke-1300, Cetak Dwigol untuk Al NassrAgen ternama Jorge Mendes bersama Riccardo Silva dan Tommaso Bendoni menjadi inisiator acara penghargaan tersebut.Penghargaan Globe Soccer Awards 2025 digelar dalam rangkaian gala tahunan ke-16 di Dubai, pada Senin dini hari WIB.Gelaran ini menjadi penutup kalender penghargaan sepak bola dunia dengan fokus di kawasan Timur Tengah.Baca juga: Hasil Al Nassr Vs Al Zawraa 5-1, Cristiano Ronaldo Absen Cetak GolPada gala tersebut, turut hadir sejumlah pemain, presiden klub, dan agen dari berbagai negara. Kehadiran Cristiano Ronaldo menjadi sorotan terlebih ia mampu meraih piala penghargaan di kala usianya yang kini telah menginjak 40 tahunan.AFP/FAYEZ NURELDINE Cristiano Ronaldo (kanan) menendang bola dengan gerakan akrobatik untuk mencetak gol keempat timnya dalam pertandingan sepak bola Liga Arab Saudi antara Al Nassr vs Al Khaleej di Al Awwal Park di Riyadh pada 23 November 2025. (Photo by Fayez NURELDINE / AFP)Setelah meraih penghargaan prestisius tersebut, Ronaldo menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyelenggara dan orang terdekatnya.Baginya, gala tersebut menjadi sesuatu yang sangat ia tunggu karena mempertemukannya dengan sosok penting.“Terima kasih, Globe Soccer Awards. Ini adalah kehormatan besar bagi saya melihat begitu banyak pemain, presiden, dan agen berada di sini,” ujar Ronaldo. Baca juga: Pelatih Asal Indonesia Bawa Tim Wanita Milik Klub Cristiano Ronaldo Juara di Arab Saudi“Gala ini salah satu favorit saya karena bisa bertemu banyak orang luar biasa, terutama istri saya yang selalu mendukung, juga anak-anak, orang tua, dan rekan setim.”Meski dikenal memiliki fisik yang prima, Ronaldo tak menampik jika hal tersebut juga menjadi masalah besar baginya saat ini.Meski begitu, ia menegaskan jika gairahnya terhadap sepak bola tetap kuat dan bertekad meraih sebanyak mungkin trofi dan gol.Baca juga: Rekor Ronaldo Pecah Dua Kali Kurang dari 24 Jam“Sulit bagi saya untuk terus bermain, tetapi hasrat saya terhadap permainan ini lebih kuat." 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-02-04 10:00