SEMARANG, - Hingga hari ke-9 setelah bencana longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, 16 korban hilang masih dicari pada Senin .Cuaca yang tidak menentu dan kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan bagi tim gabungan dalam melakukan pencarian.Baca juga: Pencarian Korban Longsor Cilacap Ditutup, 21 Meninggal dan Dua Korban Belum DitemukanKepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, mengatakan hingga kini tim SAR gabungan belum berhasil menemukan kembali korban longsor."Cuaca yang tidak menentu, area pencarian yang sangat luas, sebagian tanah juga masih labil dan sebagian memiliki ketebalan material yang dalam, bahkan ada yang mencapai tebal 20 meter lebih, jadi kendala kami dalam melakukan pencarian," kata Budiono saat dikonfirmasi, Senin .Dia menuturkan pencarian telah mengerahkan alat berat sebanyak 23 unit untuk mencari para korban.Sementara itu, Basarnas Semarang mencatat 12 orang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal."Semoga cuaca kembali cerah dari pagi hingga sore sehingga tim bisa kembali maksimal melakukan pencarian," harapnya.Terpisah, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan masa pencarian diperpanjang hingga besok.Tim gabungan diterjunkan secara serentak di tiga sektor, tidak lagi secara bergantian seperti pada hari-hari sebelumnya.Lebih lanjut, BNPB menerbangkan pesawat Cessna Caravan dengan nomor registrasi PK-SNM untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca (OMC) dan mendukung kelancaran operasi pencarian di lapangan.“Sinergi antara operasi udara dan darat ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat bencana longsor Banjarnegara, mulai dari pencarian dan pertolongan korban, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, hingga upaya pemulihan,” harap Abdul.
(prf/ega)
Hari Ke-9 Longsor Banjarnegara, 16 Korban Hilang Masih Dicari
2026-01-11 04:00:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:30
| 2026-01-11 02:05
| 2026-01-11 01:54










































