6 Kondisi Kegawatdaruratan pada Anak yang Harus Diwaspadai Orangtua

2026-01-12 13:46:19
6 Kondisi Kegawatdaruratan pada Anak yang Harus Diwaspadai Orangtua
JAKARTA, – Kondisi kegawatdaruratan pada anak bisa membuat orangtua panik. Mulai dari kejang, tersedak, hingga sesak napas, semuanya bisa terjadi secara tiba-tiba dan tanpa tanda.Menurut Dokter Spesialis Anak dr. Rizky Amrullah Nasution, Sp.A, sangat penting untuk mengenali kondisi gawat darurat anak agar bisa segera diwaspadai.Baca juga: 6 Hal yang Harus Dilakukan Bila Anak Kejang, Orangtua Jangan PanikBerikut enam kegawatdaruratan pada anak yang perlu dikenali dan ditangani dengan cepat./DEVI PATTRICIA Dokter Spesialis Anak dr. Rizky Amrullah Nasution, Sp.A dalam Health Talk Pediatric Emergency di Brawijaya Hospital Taman Mini, Jakarta Timur, Selasa .Kejang sering menjadi pengalaman paling menakutkan bagi orangtua. Anak tiba-tiba kehilangan kesadaran, tubuh kaku, dan tangan bergetar hebat.“Kalau anak kejang, orangtua wajib untuk tidak boleh panik. Sebab, kalau panik berlebihan, orangtua jadi tidak bisa apa-apa karena blank,” kata dr. Rizky dalam Health Talk Pediatric Emergency di Brawijaya Hospital Taman Mini, Jakarta Timur, Selasa .Kepanikan yang berlebihan justru bisa memperlambat penanganan. Rizky menambahkan, durasi kejang sangat penting untuk diperhatikan. Jika berlangsung lebih dari tiga menit, hal ini bisa membahayakan sistem saraf dan otak anak.Sambil menunggu kejang mereda, pastikan anak berada di permukaan datar dan aman, serta miringkan tubuhnya untuk mencegah tersedak lendir. Bila kejang tidak berhenti setelah tiga menit, segera bawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.Baca juga: Anak sering kali tidak sadar memasukkan benda ke mulut mereka, mulai dari makanan, kelereng kecil, hingga potongan mainan. Hal inilah yang membuat tersedak menjadi kondisi gawat darurat yang paling sering terjadi di rumah.“Orangtua harus waspada dengan apa yang anak masukkan ke dalam mulutnya. Kala anak tersedak segera dikeluarkan dengan teknik back blow atau chest thrust,” jelas dr. Rizky.Teknik back blow adalah tindakan menepuk punggung anak secara perlahan tapi tegas.Sementara itu, chest thrust adalah tindakan menekan bagian tengah dada untuk membantu mengeluarkan benda yang menyumbat saluran napas.Jika tersedak tidak segera tertangani, anak bisa kehilangan kesadaran atau bahkan mengalami henti jantung. Maka dari itu, penting bagi orangtua untuk mempelajari teknik dasar pertolongan pertama. Dokter anak sebutkan kondisi kegawatdaruratan anak yang harus diwaspadai orangtua, mulai dari kejang, tersedak, hingga sesak napas berat.Tidak semua alergi menyebabkan ruam ringan atau gatal. Pada beberapa anak, alergi bisa berkembang menjadi reaksi berat atau anafilaksis yang dapat membahayakan nyawa.“Reaksi alergi berat biasanya sampai membengkakkan saluran napas hingga udara tidak bisa masuk. Sangat penting untuk mengenali alergi anak sejak kecil agar bisa diantisipasi,” ujar dr. Rizky.Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan pada bibir, wajah, atau lidah, serta kesulitan bernapas. Jika gejala muncul, segera berikan obat yang sudah diresepkan dokter dan bawa anak ke unit gawat darurat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-01-12 12:34