15 SD Muhammadiyah Paling Berprestasi Se-Indonesia, Nomor 1 di Yogya

2026-02-03 22:05:29
15 SD Muhammadiyah Paling Berprestasi Se-Indonesia, Nomor 1 di Yogya
- Masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 bakal digelar antara Mei hingga Juni.Buat orangtua yang mencari SD Muhammadiyah, kini saatnya mencari mana yang cocok untuk anak-anak.Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang memiliki banyak sekolah dan perguruan tinggi. Sebagian memiliki prestasi tinggi dan dikenal berkualitas.Ada lebih dari 5.000 sekolah/madrasah dari jenjang SD/MI hingga SMA/SMK/MA, serta ratusan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTMA) dengan total puluhan ribu lembaga pendidikan. Termasuk di dalamnya ada pondok pesantren Muhammadiyah.Baca juga: 10 Kampus dengan Jurusan Psikologi Terbaik di Indonesia, UI Nomor SatuBahkan dalam daftar SD berprestasi Se-Indonesia, nomor 1 justru dari SD Muhammadiyah. Selain SD-nya yang memiliki prestasi, SMP dan SMA milik Muhammadiyah Juga banyak yang masuk dalam daftar sekoah dengan prestasi terbaik di Indonesia.Perguruan tinggi Muhammadiyah juga ada yang masuk daftar kampus terbaik Indoesia bahkan dunia.Pada data Muhammadiyah tahun 2024, SD yang dimiliki organisasi ini saja berjumlah 2.453 sekolah dan tersebar disemua wilayah Indonesia.Karena jumlahnya banyak, orangtua dapat mencari tahu mana SD Muhammdiyah terbaik atau SD Muhammadiyah paling berprestasi se-Indonesia. Barangkai, dari daftar ini ada yang dekat dengan tempat tinggal para siswa.Baca juga: 15 SMA Paling Berprestasi di Jawa Barat 2025, Terbanyak di DepokMana sekolah paling berprestasi milik Muhammadiyah, dapat dicek dari data Sistem Informasi Manajemen Talenta (SMIT) yang dikelola Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). SMIT mengelola data sekolah dan kampus yangmemiliki prestasi bidang seni budaya, riset dan inivasi serta olahraga. Data ini dihimpun dari perlombaan tingkat kecamatan, kota/kab, nasional, dan internasional Yang ajang perlombaannya dikurasi Puspresnas.Pusprenas juga memuat nama-nama siswa yabgmemiliki prestasi terbanyak serta provinsi dengan capaian prestasi tertinggi.Berdasarkan data SIMT Puspresnas, Yogyakarta memiliki daftar SD Muhammadiyah paling berprestasi lebih banyak dari wilayah lain. Bahkan nomor 1 terbaik se-Indonesia ada di Yogayakarta.Sementara data keseluruhan dari wilayah ini, Yogya memiliki jumlah siswa yang tinggi sehingga perolehan medalinya juga tinggi.Dok. Shutterstock Ilustrasi medali emas Olimpiade. ilustrasi SMA paling berprestasiMana saja sekolah ini? Cek infonya di bawah:1. SD Muhammadiyah Condongcatur


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Balai Gakkumhut Wilayah Jabalnusra telah melakukan penelusuran lapangan pada Minggu, 25 Oktober 2025. Titik yang diduga tambang ilegal berada di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sekitar 11 km (±30 menit) dari Sirkuit Mandalika. Verifikasi awal menunjukkan tambang rakyat di APL ±4 hektare yang berbatasan dengan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu.Ekspansi sawit memperlihatkan bentuk lain dari keyakinan berlebihan manusia. Sawit dijanjikan sebagai motor ekonomi baru tetapi kita jarang bertanya mengapa keberhasilan ekonomi harus selalu diukur dengan skala penguasaan lahan.Dengan mengganti keanekaragaman hutan menjadi monokultur sawit manusia sedang menghapus ingatan ekologis bumi. Kita menciptakan ruang yang tampak hijau tetapi sebenarnya mati secara biologis. Daun daun sawit yang tampak subur menutupi kenyataan bahwa di bawahnya berkurang kehidupan tanah yang dulu kaya mikroorganisme.Kita menggantikan keindahan struktur alam dengan pola bisnis yang mengabaikan kerumitan ekologis. Sebuah bentuk kesombongan manusia yang percaya bahwa alam akan selalu menyesuaikan diri tanpa batas.Tambang adalah babak lain dari cerita yang sama tetapi dengan luka yang lebih dalam. Kawasan tambang yang menganga seperti tubuh bumi yang dipaksa menyerahkan organ vitalnya bukan karena kebutuhan manusia tetapi karena ketamakan ekonomi. Kita menukar keindahan hutan tropis dengan bongkahan mineral yang akan habis dalam beberapa tahun.Kita merusak sungai yang mensuplai kehidupan masyarakat setempat demi bahan baku industri global. Namun politik pembangunan sering memandang aktivitas tambang sebagai harga yang wajar untuk kemajuan nasional. Dalam kenyataan sesungguhnya tambang meninggalkan ruang kosong yang tidak bisa sepenuhnya pulih bahkan setelah beberapa generasi.Baca juga: Mengapa Perkebunan Sawit Merusak Lingkungan?Inilah ironi dari proyek kemajuan yang terlalu yakin pada dirinya sendiri. Ia lupa bahwa bumi memiliki daya dukung yang terbatas dan bahwa setiap luka ekologis akan kembali menghantam manusia. Jika kita melihat seluruh fenomena ini dengan lensa filsafat sains maka krisis lingkungan Indonesia bukan semata masalah teknis tetapi masalah epistemologis.Kita salah memahami posisi kita dalam alam. Kita bertindak seolah lebih tahu daripada alam sendiri. Kita percaya bahwa teknologi mampu mengatasi semua masalah padahal teknologi hanya memberikan solusi pada sebagian kecil dari apa yang kita rusak.

| 2026-02-03 21:01