Purbaya Didatangi MenPAN-RB, Sinyal Kenaikan Gaji PNS 2026 Makin Terlihat?

2026-02-02 10:30:27
Purbaya Didatangi MenPAN-RB, Sinyal Kenaikan Gaji PNS 2026 Makin Terlihat?
JAKARTA, - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima kunjungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini, yang memicu spekulasi sinyal kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) pada 2026.Pertemuan tersebut berlangsung di Kementerian Keuangan Senin . Rini menyebut kedatangannya ke Kemenkeu membahas sejumlah pekerjaan rumah reformasi birokrasi. Fokus pembahasan mencakup kebijakan lintas kementerian.“Macam-macam, banyak PR saya sama Pak Menteri Keuangan,” ujar Rini saat ditemui di Kemenkeu, Senin .Baca juga: Menpan-RB Mau Ketemu Purbaya, Bahas Peluang Kenaikan Gaji PNS 2026Usulan kebijakan gaji aparatur sipil negara untuk tahun depan turut masuk agenda. Rini mengonfirmasi topik tersebut. Rini belum memerinci skema maupun besaran usulan gaji. Opsi penyesuaian gaji pokok dan tunjangan belum dibuka ke publik.Lalu bagaimana denga Purbaya?Ditemui dikesempatan lain sebenarnya Purbaya masih belum memutuskan nasib kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) tahun depan.Purbaya bilang, pihaknya masih terus menimbang-nimbang untuk kenaikan gaji ASN 2026. Purbaya menyebutkan, kini dirinya tak lagi bisa menjanjikan kebijakan-bijakan baru ke masyarakat jika belum ada kepastian."Saya belum tahu, nanti saya diskusikan sama teman-teman di kantor," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin .Senada dengan Purbaya, Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Lucky Alfirman menyatakan masih mengkaji surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) soal usulan penyesuaian gaji aparatur sipil negara (ASN).Baca juga: Gaji PNS Berdasarkan Golongan dan Masa Kerja, Ini Daftar LengkapnyaSaat ini pemerintah belum mengambil keputusan apa pun karena prosesnya melibatkan banyak pertimbangan.“Ini bukan simpel kita naikin gaji begitu saja. Remunerasi itu hanya salah satu elemen, dan kita selalu melihat kinerja serta produktivitas ASN seperti apa,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis .Alasan Lucky, penyesuaian gaji tidak dapat dilakukan tanpa menghitung aspek struktural yang lebih luas. Evaluasi dilakukan dalam kerangka reformasi birokrasi dan transformasi organisasi yang tengah dijalankan pemerintah bersama Kemenpan RB.Di sisi lain Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman Kemenkeu Tri Budhianto mengatakan, sampai saat ini Kemenkeu belum diperintahkan untuk mengalokasikan anggaran untuk menaikkan gaji ASN pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.Anak buah Menteri Keuangan ini mengungkapkan, dalam Buku Nota Keuangan beserta Rancangan APBN 2026 yang memuat rencana pemerintah untuk tahun depan, juga tidak memuat akan adanya kenaikan gaji ASN di 2026.Oleh karenanya, Kemenkeu masih akan menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan anggaran kenaikan gaji ASN tahun depan.Sebab, kenaikan gaji ASN bisa saja dilakukan jika Presiden menilai kebijakan ini menjadi prioritas pemerintah untuk dilaksanakan."Untuk kenaikan gaji ASN, sampai dengan saat ini kita belum dapat kebijakannya apakah memang dinaikkan di 2026," ujarnya saat media briefing di Bogor, Jawa Barat, Jumat .


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-02 09:31