Terima Kunjungan Perwakilan Kedubes AS, Wali Kota Solo Respati Ungkap Materi yang Dibahas

2026-01-14 10:35:08
Terima Kunjungan Perwakilan Kedubes AS, Wali Kota Solo Respati Ungkap Materi yang Dibahas
SOLO, - Wali Kota Solo, Respati Ardi, menerima kunjungan perwakilan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, pada Senin .Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan setelah Respati melakukan kunjungan ke Kedubes Amerika beberapa bulan lalu."Ini kunjungan balasan dari saya beberapa bulan lalu ke Kedubes Amerika untuk support event dan Alhamdulillah membuahkan hasil," ujar Respati.Baca juga: Wali Kota Solo Sebut Keamanan dan Kondusivitas Jadi Fokus Utama saat NataruDalam pertemuan tersebut, Respati mengungkapkan bahwa ada tiga kota di Indonesia yang ditunjuk sebagai venue untuk event kebudayaan Festival Amerika Serikat, yaitu Batam, Makassar, dan Solo.Festival ini direncanakan akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari 7 Februari 2026, dengan lokasi di Universitas Sebelas Maret (UNS), Balai Kota, dan Taman Balekambang."Jadi nanti ada mini talkshow tentang budaya Amerika di Indonesia, seperti breakdance, hip hop, dan ada workshop peningkatan kapasitas bahasa Inggris untuk guru-guru bahasa Inggris," jelasnya.Baca juga: Tanggapan Wali Kota Solo soal Dualisme di Keraton SurakartaPeningkatan kapasitas bahasa Inggris bagi para guru bertujuan untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di dunia kerja.Respati menambahkan bahwa Festival Amerika di Solo juga bertujuan untuk menunjukkan bahwa kota ini aman untuk dikunjungi wisatawan mancanegara."Harapannya dengan era yang saat ini tantangan kerja, kami ingin menunjukkan sebetulnya untuk di Solo ini kota yang aman untuk didatangi wisatawan mancanegara," ungkapnya.Wali Kota juga menyatakan bahwa komunitas graffiti, mural, dan breakdance akan diundang untuk berpartisipasi selama festival berlangsung.Baca juga: Wali Kota Solo Patuhi Arahan Prabowo: Siswa Tak Lagi Dikerahkan Sambut Kunker PresidenRespati menyebutkan bahwa Kedubes AS memilih Solo sebagai salah satu venue Festival Amerika karena kota ini dianggap penting, meskipun ia tidak menjelaskan secara perinci alasan di balik penilaian tersebut."(Solo) menjadi salah satu kota yang penting," ujarnya.Lebih lanjut, Respati menjelaskan bahwa jadwal event di Solo hingga akhir tahun sudah penuh, dan ia berharap festival ini dapat membantu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Bengawan."Terpenting membantu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Solo," tandas Respati.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-01-14 10:29