Bank Mandiri Hadirkan Promo FOMO Akhir Tahun hingga Rp 2,5 Juta

2026-02-02 20:15:02
Bank Mandiri Hadirkan Promo FOMO Akhir Tahun hingga Rp 2,5 Juta
JAKARTA, – Menyambut momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Bank Mandiri menghadirkan program promo bertajuk FOMO (Fokus Promo) Akhir Tahun 2025. Program ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bertransaksi bagi nasabah di tengah meningkatnya aktivitas belanja dan perjalanan selama libur akhir tahun.SVP Digital Marketing Bank Mandiri Diah Eka Purwanti mengatakan, periode akhir tahun selalu diiringi dengan kenaikan kebutuhan dan mobilitas masyarakat. Karena itu, Bank Mandiri menghadirkan beragam promo yang dapat dimanfaatkan nasabah dalam berbagai aktivitas.“Momentum akhir tahun selalu identik dengan peningkatan kebutuhan dan mobilitas masyarakat. Melalui FOMO Akhir Tahun, Bank Mandiri berkomitmen menghadirkan ragam promo yang relevan, mudah diakses, dan benar-benar memberikan nilai tambah bagi nasabah,” ujar Diah dalam keterangannya, Minggu .Baca juga: Peduli Sumatera, BSI Siapkan Promo Beli Emas Sekaligus BerdonasiProgram FOMO Akhir Tahun berlangsung sepanjang 1–31 Desember 2025. Dalam periode tersebut, nasabah dapat menikmati promo hemat hingga Rp 2,5 juta di lebih dari 100 merchant favorit, baik di dalam maupun luar negeri.Promo mencakup berbagai kategori kebutuhan, mulai dari makanan dan minuman, belanja daring, perjalanan, transportasi, fesyen, hingga kebutuhan rumah tangga dan layanan kesehatan.Pada kategori food and beverage, nasabah dapat memperoleh potongan harga hingga ratusan ribu rupiah di sejumlah restoran dan kafe. Sementara untuk kategori e-commerce, tersedia diskon belanja hingga jutaan rupiah di berbagai platform belanja digital.“FOMO Akhir Tahun kami rancang sebagai promo yang dekat dengan keseharian nasabah. Mulai dari makan bersama keluarga, belanja kebutuhan akhir tahun, hingga merencanakan liburan, semuanya kami siapkan dalam satu ekosistem,” kata Diah.Baca juga: Promo BCA Libur Natal dan Tahn Baru: Ada Chatime, Fore, hingga Kopi Kenangan Beli 1 Dapat 2Bank Mandiri juga menghadirkan promo pada kategori hotel serta travel and leisure, berupa diskon hotel hingga puluhan persen, cashback perjalanan, serta penawaran khusus bagi nasabah yang bepergian ke berbagai destinasi domestik maupun internasional.Selain itu, tersedia pula cashback untuk layanan transportasi publik dan bahan bakar, guna mendukung mobilitas masyarakat selama libur panjang.Dari sisi produk perbankan, FOMO Akhir Tahun 2025 dilengkapi dengan promo untuk kartu kredit, tabungan, dan layanan digital.Nasabah dapat menikmati pembebasan biaya keanggotaan kartu kredit, cashback tabungan, bonus poin transaksi, serta penawaran khusus untuk transaksi luar negeri dan layanan gaya hidup digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Baca juga: Promo Kopi Hari Ini 14 Desember 2025: Buy 1 Get 1 Free di Excelso dan Janji JiwaMenurut Diah, program ini juga menjadi bagian dari strategi Bank Mandiri dalam mendorong akselerasi transaksi digital sekaligus memperkuat sinergi dengan mitra usaha.“Melalui FOMO Akhir Tahun, Bank Mandiri memanfaatkan momentum libur panjang untuk mendorong penggunaan layanan digital yang lebih luas, sekaligus menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih menyenangkan lewat kolaborasi dengan berbagai merchant,” ujarnya.Informasi lebih lanjut mengenai program dan promo FOMO Akhir Tahun 2025 dapat diakses melalui bmri.id/FOMOYE.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-02 20:31