DEMAK, - Banjir masih menggenangi kawasan Pantura Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter pada Kamis .Genangan air di daerah tersebut mulai surut dari sebelumnya yang mencapai 60 sentimeter.Titik genangan berada di Kilometer (Km) 8 Pantura Semarang-Demak, tepatnya di depan PT HIT.Meskipun air mulai surut, sejumlah pekerja yang mengendarai sepeda motor masih enggan melintas untuk menghindari risiko mogok dan karatan akibat genangan air hujan bercampur rob.Baca juga: Update Banjir Pantura Sayung Demak, Kendaraan Pribadi Sudah Bisa Melintas Salah satu pekerja, Siti Aisyah (37), memilih memarkirkan kendaraannya di halaman Polsek Sayung.Ia rela berjalan kaki selama 15 menit dari Polsek Sayung menuju tempat kerja demi menjaga kendaraannya agar terhindar dari banjir."Sekitar lima belas menitan, jalan kaki jauh," ujar Siti saat ditemui di depan Polsek Sayung.Siti mengaku tidak keberatan meskipun harus berjalan kaki.Menurutnya, mencegah motor mogok lebih efektif daripada harus menanggung biaya servis."Ya tidak apa-apa, aman. Daripada mogok lagi, servis uang lagi," tambahnya.KOMPAS.COM/NUR ZAIDI Salah seorang warga, melintas di jembatan buatan untuk menghindari banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis .Baca juga: Banjir Semarang Menyusut, Pompa Air Pemprov Jateng Gantian Sedot Banjir di SayungKapolsek Sayung, AKP Suprapto, mempersilakan para buruh untuk memarkir kendaraan mereka di depan Mapolsek untuk sementara waktu."Kebetulan Km 8 ini kan berdekatan dengan sejumlah perusahaan. Letak Polsek kita ini cukup strategis dengan lokasi banjir rob tersebut, jadi kita memberikan rasa nyaman kepada masyarakat," kata Suprapto.Halaman Mapolsek Sayung setidaknya dapat menampung hingga 500 kendaraan sepeda motor, yang dapat dimanfaatkan sebagai layanan masyarakat."Bisa lebih hampir 500. Kita berikan fasilitas, kemudian kantong-kantong parkir. Kita manfaatkan halaman Polsek kemudian parkir kita ini," ungkapnya.Baca juga: 10 Hari Banjir Sayung Demak, Pemukiman Warga Masih Tergenang 50 SentimeterSuprapto juga menambahkan bahwa saat banjir di Pantura Sayung cukup tinggi, anggota Polsek sempat tidak kebagian tempat parkir karena dipenuhi kendaraan warga.Oleh karena itu, ia mengimbau kepada anggota agar tidak menggunakan mobil agar halaman Polsek Sayung dapat menampung lebih banyak sepeda motor."Bahkan kadang rekan-rekan anggota ini tidak bisa parkir sendiri menampung kendaraannya, jadi kita sampaikan ke rekan-rekan anggota juga tidak usah pakai mobil," tuturnya.
(prf/ega)
Banjir Pantura, Mapolsek Sayung jadi Tempat Parkir Motor Dadakan
2026-01-12 04:35:06
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:19
| 2026-01-12 04:59
| 2026-01-12 04:25
| 2026-01-12 04:23
| 2026-01-12 03:09










































