25 Juta Pita Cukai 2026 Siap Edar, Bos Bea Cukai: Distribusi Mulai Januari

2026-01-12 04:15:55
25 Juta Pita Cukai 2026 Siap Edar, Bos Bea Cukai: Distribusi Mulai Januari
KARAWANG, - Sebanyak 25 juta lembar pita cukai desain 2026 siap didistribusikan, baik untuk cukai hasil tembakau maupun minuman mengandung etil alkohol."Kita ketahui bahwa di belakang ini pita cukai yang kita pesan ini saat ini sudah siap sekitar 25 juta, sehingga untuk tahun depan ataupun bulan Januari aman untuk pendistribusian cukainya," kata Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budhi Utama pada simbolis pencetakan dan pengiriman perdana pita cukai tahun 2026 di Kawasan Produksi Peruri, Karawang, Jawa Barat, Rabu .Adapun jumlah tersebut terdiri dari 70 persen pita cukai untuk hasil tembakau, sedangkan selebihnya untuk minuman mengandung etil alkohol.Baca juga: Pesanan Pita Cukai 2026 Tembus 25 Juta Lembar, Bea Cukai Gandeng Peruri Percepat ProduksiDjaka pun mengapresiasi Peruri lantaran pemesanan tahun ini bisa dipenuhi. Sebab, pada tahun-tahun sebelumnya ada dinamika di lapangan terkait naik atau tidaknya cukai pada tahun berjalan.Namun, dengan keputusan Menteri Keuangan pada 2026 tidak ada kenaikan cukai, sehingga Peruri dengan leluasa dapat memenuhi pemesanan Bea Cukai sesuai dengan waktu yang ditentukan."Sehingga tidak mengalami kendala dalam pencetakannya," kata Djaka.Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai Nirmala Dwi Heryanto mengatakan, saat ini Permohonan Penyediaan Pita Cukai untuk tahun 2026 belum dibuka.Dengan tidak naiknya cukai pada 2026, Bea Cukai pun optimistis terhadap pesanan tahun 2026.Adapun jumlah 25 juta lembar pita cukai yang telah ada diperuntukkan untuk mengamankan pesanan pada Januari 2026 hingga tanggal 10."Kalau pembukaan itu kan tiap bulan P3C awal tiap tanggal 10 habis. Nanti akan ada P3C tambahan, terus kalau itu masih ada lagi izin kepala kantor," kata Nirmala.Dengan pemetaan, kata Nirmala, perusahaan rokok optimistis karena cukai tidak naik pada 2026.Sebab, persoalan yang sejauh ini adalah daya beli yang dipengaruhi kondisi perekonomian."Jadi dengan pemesanan seperti itu kan perusahaan rokok sendiri jadi optimis tahun depan lebih baik," kata Nirmala.Adapun soal kemungkinan tahun depan relaksasi penundaan pembayaran pita cukai bakal diberikan atau tidak pada 2026, Nirmala menjawab singkat."Kita lihat situasinya, karena itu termasuk instrumen untuk membantu pabrik rokok," ujar dia.


(prf/ega)