Pria Misterius Mau Borong Apartemen Bekas Kebakaran Hong Kong Harga Murah, Sebut Berhantu

2026-01-12 07:55:28
Pria Misterius Mau Borong Apartemen Bekas Kebakaran Hong Kong Harga Murah, Sebut Berhantu
HONG KONG, - Dua pekan setelah kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court yang menewaskan hingga 160 orang, pasar properti Hong Kong heboh.Pasalnya, ada seorang pria misterius ingin membeli apartemen tersebut dengan harga diskon besar.Pria tersebut tidak peduli dengan kondisi unit atau apakah ada korban jiwa di dalamnya.Baca juga: Warga Hong Kong Ramai-ramai Boikot Pemilu, Marah atas Kebakaran ApartemenDia dilaporkan telah menawar lima unit Wang Fuk Court dengan harga 6 juta dollar Hong Kong atau sekitar Rp 12 miliar.Harga tersebut 60 persen lebih murah dibandingkan harga pasar sebelum kebakaran, sebagaimana dilansir Mothership, Rabu .Tawaran ini langsung mendapat penolakan dari agen properti yang didekati pria tersebut karena tidak etis.Agen pun ogah melakukan diskusi lebih lanjut.Baca juga: Hong Kong Perintahkan Lepas Semua Perancah Bambu dari Bangunan, Imbas Kebakaran ApartemenOleh media Hong Kong, Sing Tao Headline dan The Standard, pria tersebut digambarkan sebagai seorang pria bertopi kacamata yang tampaknya berusia sekitar 30-an tahun. Dia mengenakan pakaian olahraga, membawa tas punggung, dan memiliki sikap yang tenang dan masuk akal.Kepada agen properti, pria ini menjelaskan bahwa dia tertarik membeli unit di Wang Fuk Court karena kompleks apartemen tersebut kini dianggap berhantu, yang diyakini akan membuat harga properti turun. Dia juga memperkirakan bahwa klaim asuransi yang diterima oleh pemilik tidak akan cukup untuk menutupi biaya perbaikan.Baca juga: Kontroversi Kebakaran Apartemen Hong Kong, Kontraktor Diduga Pakai Jaring Tak AmanPria tersebut juga menambahkan bahwa kemungkinan akan ada gugatan hukum yang memperlambat proses perbaikan, sehingga mempersulit penghuni untuk kembali ke rumah mereka dalam kondisi yang layak huni.Menurutnya, biaya pembangunan ulang mungkin lebih murah daripada biaya perbaikan, dan pemilik akhirnya mungkin harus mengeluarkan dana untuk membiayai upaya tersebut.Meskipun dia mengakui bahwa masa depan Wang Fuk Court masih belum jelas dan pemilik mungkin harus melalui proses litigasi, dia tetap bersikeras dengan tawaran untuk membeli unit-unit tersebut.Sementara itu, eorang pengacara di Hong Kong mengatakan kepada media lokal bahwa kerusakan akibat kebakaran tidak memengaruhi hak properti pemilik.Selain itu, transaksi dapat dilakukan meskipun akta kepemilikan hilang atau rusak.Baca juga: Hong Kong 3 Hari Berkabung, Kenang 128 Korban Tewas Kebakaran Apartemen


(prf/ega)