PM Jepang Sanae Takaichi Resmi Tempati Rumah Dinas yang Disebut Angker

2026-01-15 09:52:55
PM Jepang Sanae Takaichi Resmi Tempati Rumah Dinas yang Disebut Angker
TOKYO, - Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi resmi pindah ke rumah dinas pada Senin setelah lebih dari dua bulan menjabat.Sebelumnya, ia tinggal di rumah dinas untuk anggota parlemen dan menuai kritik usai jarak tempuh dengan kantornya membutuhkan waktu 35 menit usai gempa besar awal bulan ini.Dikutip dari AFP, Selasa , rumah dinas itu berukuran besar dan bersebelahan dengan kantornya di pusat Tokyo.Rumah itu disebut angker, karena dihuni oleh hantu-hantu tentara Jepang dari satu abad lalu.Baca juga: Penusukan di Pabrik Jepang Lukai 14 Orang, Ada Semprotan Cairan AsingRumah dinas itu dibuka pada 1929, dengan gaya bangunan terinspirasi dari Imperial Hotel karya arsitek AS Frank Lloyd Wright yang kini telah dihancurkan.Tempat tersebut merupakan lokasi dua upaya kudeta pada tahun 1930-an ketika beberapa pejabat tinggi, termasuk seorang perdana menteri, dibunuh oleh perwira militer muda.Selain ada bekas peluru, sebagian orang percaya bahwa hantu-hantu mereka yang terlibat dalam upaya kudeta itu, berkeliaran di lorong-lorong bangunan.Pendahulu Takaichi, Shigeru Ishiba juga pernah tinggal di kediaman tersebut, yang direnovasi pada tahun 2005.Kala itu, Ishiba mengatakan bahwa ia tidak takut hantu.Sebelumnya, Fumio Kishida melaporkan tidak melihat hantu saat menghuni rumah dinas itu dan tidur nyenyak.Sementara, Shinzo Abe dan Yoshihide Suga tidak tinggal di rumah dinas tersebut.Baca juga: Jepang Mau Hidupkan Lagi PLTN Tahun Depan, Risiko DipertanyakanUntuk diketahui, Sanae Takaichi resmi menjadi Perdana Menteri Jepang pada 21 Oktober 2025, sekaligus menempatkannya sebagai wanita pertama yang memimpin negara itu.Ia dikenal dengan janjinya untuk "kerja, kerja, dan kerja" hingga mengaku hanya tidur 2-4 jam setiap hari.Pada awal masa jabatannya, Takaichi langsung membuat pernyataan kontroversial yang membuat hubungan Jepang dan China kini renggang.Dalam sidang parlemen pada 7 November 2025, ia mengatakan, keadaan darurat di Taiwan yang melibatkan penggunaan kekuatan dari China bisa menjadi situasi yang mengancam kelangsungan hidup Jepang."Keamanan Taiwan adalah keamanan kita juga. Rencana kontingensi Taiwan semakin serius dan kita harus menyiapkan yang terburuk," ujarnya saat itu.Pernyataan itu langsung membuat geram China. Mereka menganggap, Takaichi mencampuri urusan dalam negeri dan masuk pelanggaran "prinsip satu China".


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-15 09:57