Dokter Venezuela Dipenjara 30 Tahun Usai Kritik Presiden di WhatsApp

2026-01-11 23:04:43
Dokter Venezuela Dipenjara 30 Tahun Usai Kritik Presiden di WhatsApp
CARACAS, - Seorang dokter di Venezuela dijatuhi hukuman penjara 30 tahun setelah mengkritik pemerintahan Presiden Nicolas Maduro, melalui pesan suara di aplikasi WhatsApp.Informasi ini disampaikan kelompok hak asasi manusia kepada kantor berita AFP, Senin .Dokter bernama Marggie Orozco (65) dinyatakan bersalah atas dakwaan pengkhianatan, hasutan kebencian, dan konspirasi. Ia menerima hukuman maksimal yang dijatuhkan pengadilan.Baca juga: Kapal Induk AS Tiba di Karibia, Siap Serang Venezuela?Orozco ditangkap pada Agustus 2024 di San Juan de Colon, wilayah barat Venezuela, tidak lama setelah Maduro kembali terpilih dalam pemilu yang dipenuhi kontroversi.Kemenangan Maduro ditolak oleh oposisi serta puluhan negara yang menilai proses pemilu tidak bebas dan curang.Dalam situasi politik yang memanas kala itu, pemerintah melancarkan penangkapan massal terhadap para pengkritik. Lebih dari 2.400 orang sempat ditahan, tetapi sebagian besar kemudian dibebaskan.Pesan suara Orozco kali pertama dilaporkan oleh sejumlah pemimpin masyarakat lokal, yang menilai isi pesannya tidak menunjukkan loyalitas kepada pemerintah.Namun, hingga kini, pihak berwenang belum mengungkapkan isi rekaman maupun kepada siapa pesan tersebut dikirimkan.Baca juga: AS-Venezuela Rawan Perang, Nelayan Trinidad Ungkap Tanda-tandanyaAFP PHOTO/YURI CORTEZ Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Miraflores di Caracas menjelaskan kampanye vaksinasi terhadap Covid-19 setelah kedatangan 100.000 dosis pertama vaksin Sputnik V Rusia.Sejak gelombang protes bermunculan pada 2024, Maduro mendorong para pendukungnya melaporkan siapa pun yang dianggap sebagai "fasis"—istilah yang sering digunakan pemerintah untuk menyebut kelompok oposisi.Menurut LSM Venezuela JEP, Orozco sempat mengalami dua kali serangan jantung dalam masa tahanan.Sementara itu, organisasi hak asasi manusia Foro Penal mencatat, hingga saat ini masih terdapat sedikitnya 882 tahanan politik di berbagai penjara Venezuela.Baca juga: Bomber B-52 AS Gentayangi Venezuela, Susul 3 Jet Tempur LainnyaSumber: Kompas.com (Penulis: Albertus Adit | Editor: Albertus Adit)


(prf/ega)