Seteru Pedagang Kopi Vs Pecel Lele di Bogor Berujung Kapak Melayang

2026-01-16 03:13:51
Seteru Pedagang Kopi Vs Pecel Lele di Bogor Berujung Kapak Melayang
Kesabaran WH sudah habis kepada US. Pedagang pecel lele itu melepaskan amarahnya menggunakan kapak kepada US, yang merupakan penjual kopi.WH mengaku setiap hari diganggu oleh US saat berjualan. Tenda tempatnya berjualan dirusak, bahkan pembeli pecel lele turut diusir.Pada Rabu (19/11/2025) malam, WH membuat perhitungan kepada US. Dua rekan US ikut luka kena bacokan kapak yang dibawa WH. Kasus ini terjadi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar)."Betul, kejadiannya masuk wilayah Cileungsi, tadi malam kejadiannya. Yang terlibat di kejadian semalam itu pedagang pecel lele sama pedagang kopi yang memang anggota ormas," kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison ketika dimintai konfirmasi, Kamis (20/11).Edison turut datang ke tempat kejadian perkara (TKP). WH dan keponakannya beserta kapak yang dipakainya telah diamankan polisi.WH diperiksa lebih lanjut di Polsek Cileungsi. Sementara US beserta kedua rekannya dilarikan ke rumah sakit (RS) untuk mendapatkan perawatan."Pelaku ada dua yang kita amankan. Pertama pedagang pecel lele inisial WH, sama satu orang lagi, yaitu keponakan pedagang pecel lele. Dia kita amankan karena sempat pegangin korban," kata Kompol Edison.Pembacokan itu terjadi pada Rabu (19/11), sekitar pukul 20.30 WIB. WH mengaku melayangkan kapak ke US dan rekannya karena pelaku kesal sering diganggu korban saat berjualan."Yang anggota ormas ini jualan kopi, yang pelaku pembacokan ini jualan pecel lele. Nah, yang korban ini, yang pedagang kopi selalu mengganggu pelaku," kata Edison. Kekesalan WH memuncak karena US, yang mabuk minuman keras (miras), berlagak jagoan. WH kemudian membacok US menggunakan kapak."Tadi malam itulah puncaknya. Tadi malam itu si korban minum (mabuk), terus petantang-petenteng, si pelaku kesal, akhirnya disamperin, langsung tanpa basa-basi dihajar sama pelaku, dibacok pakai kapak," ucapnya.WH dan US kerap tak akur. Keduanya berjualan berdampingan, namun WH mengaku sering diganggu oleh US yang berjualan kopi.Kepada polisi, WH mengatakan US tidak sekali atau dua kali mengganggunya. Kekesalan WH terakumulasi hingga akhirnya membacok US hingga mengalami luka-luka.US disebut pernah memotong tali tenda pecel lele tempatnya berjualan, memecahkan kaca gerobak, hingga mengusir pembeli pecel lele."Jadi memang sering diganggu si pelaku ini sama korban lah ya istilahnya. Jadi diusiklah kalau ada yang mau makan di situ," katanya"Kalau ada yang mau makan di situ, diusir-usir, tambang tenda pecel lele diputusin oleh si pedagang kopi itu. Ada waktu itu bambu untuk menopang tenda juga dipatahin. Kemudian, gerobaknya dimasukin ayam, jadi si ayam ini buang kotoran di situ, gerobaknya jadi penuh kotoran ayam. Kemudian, pernah juga kaca gerobaknya dipecahin," imbuhnya.Lihat juga Video: Seteru Pengusaha Penahan Ijazah dan Wawali Surabaya Berakhir Damai[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dilansir dari Kompas.com, Senin , cabang bulu tangkis kembali menegaskan statusnya sebagai lumbung medali bagi Indonesia dengan menyumbangkan dua emas di SEA Games 2025.Pada nomor tunggal putra, Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah melewati duel sengit melawan rekan senegara, Moh Zaki Ubaidillah.Laga final yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu harus ditentukan lewat tiga gim, dengan Alwi akhirnya memastikan kemenangan.Keberhasilan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra.Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil solid di partai puncak dan menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.Kemenangan dua gim langsung memastikan medali emas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di papan klasemen.Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perunggu.Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis setelah meraih emas nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu.Baca juga: Timnas U22 Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025Cabang atletik menjadi kontributor utama medali emas Indonesia pada hari pertandingan tersebut dengan total empat keping emas.Hendro Yap kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis terdepan di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, meninggalkan pesaing terdekatnya dari Myanmar.Dominasi Indonesia di nomor jalan cepat berlanjut lewat Violine Intan Puspita yang menjadi terbaik di sektor putri.Dari nomor maraton, Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di kategori putra.Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho kembali menegaskan reputasinya sebagai ratu maraton Asia Tenggara dengan meraih emas di nomor putri.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?Tambahan medali emas Indonesia juga datang dari cabang skateboard nomor street.Hutomo Basral Graito tampil impresif sepanjang perlombaan dan menutup kompetisi dengan raihan skor tertinggi.Ia sukses mengungguli atlet tuan rumah serta pesaing lainnya, sekaligus melengkapi deretan emas Indonesia dari berbagai cabang olahraga di SEA Games 2025.(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Yudha Riefwan Najib)sumber:https://sumut.antaranews.com/berita/648835/klasemen-medali-sea-games-2025-indonesia-kokoh-di-peringkat-kedua

| 2026-01-16 01:15