Video Preman Ancam Bakar Minimarket di Sumedang Viral, Pelaku Ditangkap

2026-02-05 14:05:30
Video Preman Ancam Bakar Minimarket di Sumedang Viral, Pelaku Ditangkap
SUMEDANG, - Polres Sumedang menangkap Yadi (43), seorang pria yang mengancam akan membakar sebuah minimarket di Jalan Raya Parakanmuncang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.Pelaku tidak hanya mengancam membakar, tetapi juga melakukan intimidasi terhadap karyawan minimarket di kawasan industri Sumedang bagian barat tersebut.Aksi premanisme yang dilakukan pelaku terekam dan menjadi viral di media sosial pada Selasa .Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya menyatakan bahwa aksi tersebut meresahkan masyarakat sekitar.Baca juga: Ratusan Santri Ponpes di Sumedang Keracunan Usai Santap Nasi Kotak"Seperti terlihat dalam video yang viral itu, pelaku mendatangi minimarket, melakukan intimidasi dan mengancam akan membakar minimarket. Pelaku sudah diamankan jajaran personel Polsek Cimanggung," ujar Awang kepada Kompas.com di Sumedang, Selasa siang.Awang menuturkan bahwa pelaku telah diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolsek Cimanggung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut."Kami akan bertindak tegas dan tidak akan menoleransi terhadap segala bentuk aksi premanisme yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat," tutur Awang.Baca juga: Tebing Setinggi 40 Meter di Cadas Pangeran Sumedang Longsor dan Tutup JalanPelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif perbuatannya dan memastikan unsur pidana yang dapat dikenakan."Kami mengimbau warga tetap waspada dan tidak ragu melapor jika menemukan tindakan serupa yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan," kata Awang.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-02-05 13:28