Seorang Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Ditemukan, Diduga Anak Pelatih Valencia B

2026-01-17 05:01:58
Seorang Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Ditemukan, Diduga Anak Pelatih Valencia B
- Tim SAR Gabungan pagi ini, Senin berhasil menemukan satu jenazah diduga korban Kapal Motor (KM) Putri Sakinah yang tenggelam pada Jumat di Pulau Padar, Labuan Bajo.Dikutip dari siaran resminya, korban yang ditemukan merupakan seorang anak perempuan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin pukul 06.05 Wita."Kami menerima informasi dari warga Pulau Serai Labuan Bajo, Bapak Nasaruddin, bahwa beliau melihat satu jenazah yang mengambang di pinggir perairan utara Pulau Serai Labuan Bajo pada koordinat 8° 37’ 30.78”S – 119° 36’ 52.398 “ E, dengan Jarak 0.52 NM dari lokasi kejadian."Baca juga: Tragedi Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo, Menpar Buka SuaraPernyataan tersebut disampaikan Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator) Fathur Rahman, dalam siaran resmi, dikutip Senin .Setelah menerima informasi tersebut, lanjut Fathur, Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi penemuan dengan menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat, untuk mengevakuasi korban menuju Labuan Bajo.Baca juga: Pantai Mberenang, Spot Wisata Baru di Labuan Bajo NTTTim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada Pukul 07.30 Wita, dan korban langsung dibawa ke RSUD Komodo menggunakan ambulance KPP Labuan Bajo."Ibu dan keluarga korban, juga ikut dalam mobil ambulance tersebut untuk memastikan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan anak perempuannya, melalui proses identifikasi secara medis oleh tim forensik RSUD Labuan Bajo,” kata Fathur.Proses pencarian korban terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Proses pencarian saat ini juga didukung dengan kedatangan Kapal KN SAR Puntadewa 250  pada Minggu pukul 20.30 Wita.Baca juga: Jangkar Rusak Terumbu Karang di Labuan Bajo, Pelaku Disanksi Transplantasi KarangSebelumnya diketahui, KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di perairan Selat Pulau Padar pada Jumat malam.Diberitakan Kompas.com, kapal pinisi tersebut mengangkut total 11 orang. Terdiri dari enam wisatawan asing asal Spanyol, seorang pemandu wisata, dan empat oorang anak buah kapal (ABK).Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menjelaskan bahwa KM Putri Sakinah awalnya bertolak dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo pada pukul 13.00 WITA menuju Pulau Kambing.Baca juga: Cuaca Ekstrem, Kapal Wisata Labuan Bajo Diminta Waspada Saat ke TN KomodoSetelah makan malam sekitar pukul 20.00 WITA, kapal melanjutkan perjalanan menuju Pulau Komodo."Pukul 20.30 WITA, kapal mengalami mati mesin dan tenggelam, diperparah dengan cuaca buruk," ujar Christian, Sabtu sore.Kapal tenggelam sekitar 23 mil laut arah barat dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo. Lokasi tepatnya berada di sebelah barat Pulau Flores.Baca juga: Tour Guide di Labuan Bajo Tewas Saat Snorkeling, Ini Kronologiny


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-17 05:03