INFOGRAFIK: Hoaks Prabowo Membela Ammar Zoni, Simak Bantahannya

2026-01-15 13:40:29
INFOGRAFIK: Hoaks Prabowo Membela Ammar Zoni, Simak Bantahannya
- Presiden Prabowo Subianto diklaim berkomentar mengenai kasus narkoba yang menjerat aktor Ammar Zoni. Klaim ini muncul di media sosial pada Oktober 2025.Dalam video, terdengar Prabowo menyatakan bahwa dia tidak akan ragu-ragu dalam membela kepentingan rakyat Indonesia.Namun, benarkah narasi dalam unggahan itu? Benarkah Prabowo membuat pernyataan yang membela Ammar Zoni?Saat ditelusuri, tidak ditemukan pemberitaan yang menyatakan bahwa Prabowo membela Ammar. Pernyataan Prabowo juga tidak terkait dengan kasus yang menjerat Ammar.Faktanya, potongan video Prabowo itu diambil dalam Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama pada 10 Februari 2025 di Surabaya. Saat itu, Prabowo mengungkapkan kekesalan terhadap para koruptor.Tidak ada satu pun pernyataan Prabowo yang membicarakan Ammar Zoni ataupun kasus yang menjeratnya.Simak penjelasannya dalam infografik berikut ini:A post shared by Cek Fakta Kompascom (@cekfakta.kompascom)


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-01-15 13:39