KUTAI TIMUR, – Kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, berangsur membaik.Berdasarkan laporan rapat koordinasi virtual bersama camat se-Kutai Timur pada Senin , hampir seluruh kecamatan telah terbebas dari genangan dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.Kepala BPBD Kutai Timur, Sulastin, menyampaikan bahwa dari total 18 kecamatan, sebanyak 16 kecamatan kini berada dalam kondisi aman dan terkendali.“Dari laporan camat hari ini, 16 kecamatan airnya sudah surut. Aktivitas warga berjalan seperti biasa dan situasi aman,” ujar Sulastin, Senin.Baca juga: Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Kutai Timur sejak 10 Desember, BPBD: Dua Kecamatan yang Masih TergenangSulastin menjelaskan, genangan air saat ini hanya tersisa di Kecamatan Batu Ampar, tepatnya di Desa Batu Timbau Ulu.Air menggenang di satu titik jalan yang berada di bawah tanjakan atau bukit sehingga mudah terakumulasi saat hujan.“Lokasinya di jalan menuju SDN 001 dan PAUD. Jalan itu sementara tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” kata Sulastin.Sementara itu, di Kecamatan Bengalon, kondisi air dilaporkan naik dan turun mengikuti intensitas hujan, namun masih dalam kondisi aman dan terkendali.“Bengalon airnya fluktuatif, tapi sejauh ini tidak mengganggu aktivitas warga,” ujarnya.Baca juga: BPBD Kutai Timur Berhasil Tangkap Buaya Penerkam Anak di Sungai SangattaIa juga mengungkapkan adanya laporan kemunculan buaya di wilayah Bengalon saat banjir berlangsung beberapa waktu lalu. Meski debit air kini mulai surut, warga tetap diimbau waspada.“Bengalon itu daerah rawa. Saat banjir kemarin memang ada laporan buaya yang sempat muncul. Warga di sana sudah terbiasa, tapi tetap kami imbau untuk waspada,” kata Sulastin.BPBD Kutai Timur tidak melakukan penangkapan buaya dan lebih menekankan langkah pencegahan melalui imbauan keselamatan kepada masyarakat, terutama anak-anak dan warga yang beraktivitas di sekitar perairan.“Kami ingatkan masyarakat agar tidak sembarangan beraktivitas di air, seperti memancing atau mandi di sungai saat kondisi banjir,” ujarnya.Baca juga: Istri Hanyut Saat Banjir Aceh Tamiang, Mulyono: Semangat Hidup Saya Sekarang Cuma Anak-anakMeski kondisi banjir telah berangsur surut, BPBD memastikan pemantauan tetap dilakukan di seluruh kecamatan melalui grup komunikasi WhatsApp dan koordinator wilayah masing-masing kecamatan.“Kami tetap memantau semua kecamatan. Cuaca hari ini mendung, jadi kewaspadaan tetap diperlukan,” ucap Sulastin.Ia menegaskan, penanganan kebencanaan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran semua pihak, termasuk masyarakat dan media, dalam menyebarkan informasi dan peringatan dini.“Kita saling menjaga. Kebencanaan ini bukan hanya tanggung jawab BPBD, tapi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
(prf/ega)
Banjir di Kutai Timur Berangsur Surut, 16 Kecamatan Kembali Normal
2026-01-12 18:05:45
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 17:06
| 2026-01-12 16:51
| 2026-01-12 16:24
| 2026-01-12 16:22
| 2026-01-12 16:21










































