Rahasia Orang Kaya: 10 Kebiasaan yang Tidak Dilakukan Lagi Setelah Mapan

2026-01-16 03:19:51
Rahasia Orang Kaya: 10 Kebiasaan yang Tidak Dilakukan Lagi Setelah Mapan
- Membangun kekayaan bukan hanya sekadar menambah penghasilan. Ini soal mengubah pola pikir dan kebiasaan sehari-hari yang selama ini membatasi.Banyak orang terjebak di kelas menengah karena masih mempertahankan kebiasaan lama yang tidak mendukung pertumbuhan finansial.Orang kaya sadar betul bahwa kesuksesan finansial datang dari cara berpikir jangka panjang dan manajemen waktu yang efektif. Mereka mengubah kebiasaan yang selama ini menghambat dan menggantinya dengan pola yang mendukung pembentukan kekayaan.Baca juga: Menurut Warren Buffett, Ini 5 Kesalahan Finansial yang Bikin Kelas Menengah Sulit KayaDikutip dari New Trader U, Minggu , berikut 10 kebiasaan yang secara konsisten ditinggalkan orang kaya setelah keluar dari kelas menengah:Orang kaya tidak hanya mengandalkan gaji atau upah per jam. Mereka beralih ke kepemilikan aset yang menghasilkan pendapatan pasif, seperti bisnis, properti, dan investasi dividen. Pendapatan pasif memungkinkan uang bekerja tanpa keterlibatan waktu langsung.Berbeda dengan kelas menengah yang bertukar waktu dengan uang, orang kaya memanfaatkan leverage dari aset yang dimiliki. Ini adalah pergeseran pola pikir dari karyawan ke investor yang utama dalam membangun kekayaan.Waktu luang yang dulu diisi dengan menonton televisi atau scrolling media sosial, kini digunakan untuk aktivitas produktif. Orang kaya memilih membaca, belajar, membangun relasi, atau mengembangkan usaha sampingan sebagai prioritas.Mereka tidak meniadakan hiburan, tapi mengurangi konsumsi pasif yang tidak memberikan nilai tambah. Dengan mengubah cara menggunakan waktu luang, mereka mempercepat pengembangan diri dan kekayaan.Baca juga: 10 Ciri Pola Pikir Orang Kaya yang Beda Jauh dari Kelas MenengahKebiasaan berpikir dalam hitungan bulan atau tahun diganti dengan pandangan puluhan tahun bahkan lintas generasi. Orang kaya fokus membangun kekayaan yang bertahan dan bisa diwariskan melalui perencanaan jangka panjang.Mereka membuat trust dan lembaga keluarga untuk menjaga aset agar terus berkembang. Sikap ini berbeda dengan kelas menengah yang sering mengejar kepuasan finansial sesaat.Orang kaya membangun berbagai sumber pendapatan sekaligus. Selain gaji, mereka mendapatkan penghasilan dari sewa properti, dividen saham, keuntungan bisnis, dan royalti kekayaan intelektual.Diversifikasi ini memberi perlindungan dan peluang lebih besar. Jika salah satu sumber berkurang, pendapatan lain tetap mengalir, menjaga kestabilan keuangan.Baca juga: 10 Aturan Finansial yang Jadi Pembeda Orang Kaya dan Kelas MenengahUtang konsumtif berbunga tinggi seperti kartu kredit dihindari dengan tegas. Orang kaya lebih memilih utang produktif yang digunakan untuk membeli aset bernilai yang nilainya meningkat.Utang buruk membebani keuangan dan menghambat pertumbuhan kekayaan. Sebaliknya, utang yang cerdas memberi leverage untuk mempercepat akumulasi aset.Menghindari risiko total membuat banyak orang tetap di zona nyaman tanpa kemajuan berarti. Orang kaya justru mengambil risiko yang sudah diperhitungkan dan terukur.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Kamera belakang Honor 500 Pro juga lebih canggih, dengan konfigurasi kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera telefoto 50 MP dengan zoom optis 3x.Sementara Honor 500 reguler dibekali kamera utama 200 MP dan kamera ultrawide 12 MP yang sama tapi tanpa kamera telefoto.Baca juga: Honor X6b Plus Meluncur, HP Tahan Banting Harga Rp 1 JutaanSelebihnya, spesifikasi Honor 500 dan Honor 500 Pro di China sama. Keduanya kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Layar Honor 500 series diklaim punya bezel yang tipis, sekitar 1,05 mm. Layar ini juga mendukung pemindai sidik jari di bawah layar. Layar keduanya memiliki punch hole yang menampung kamera depan 50 MP.Honor Honor 500 dan Honor 500 Pro kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Untuk software, Honor 500 dan 500 Pro menjalankan sistem operasi Android 16 dilapisi antarmuka MagicOS 10.0Kedua perangkat mendukung Honor Phantom Engine. Honor mengeklaim ini memungkinkan pengalaman main game-nya bakal terasa lebih smooth dan responsif. Pasalnya, ponsel disebut dapat mempertahankan 120fps stabil dalam game MOBA populer, dengan frame rate rendah 1 persen mencapai 118,4fps dan diklaim memiliki tingkat jitter 0,00 persen.Baca juga: Honor MagicPad 3 Pro Resmi, Tablet Flagship Pertama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5Kedua ponsel flagship Honor ini ditopang baetai jumbo sebesar 8.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat (fast charging) 80 watt via kabel, 27 watt reverse wired charging, dan 50 wall nirkabel (varian Pro saja).

| 2026-01-16 03:43