Pemkot Jakbar Bongkar Fakta di Balik Ambruknya Atap Lapangan Padel di Meruya

2026-01-12 05:05:08
Pemkot Jakbar Bongkar Fakta di Balik Ambruknya Atap Lapangan Padel di Meruya
JAKARTA, - Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) Jakarta Barat mengungkap bahwa bangunan lapangan padel di Meruya, Kembangan, yang atapnya ambruk pada Minggu , sebenarnya bersifat sementara dan tidak dirancang untuk jangka panjang.Kasudin Citata Jakarta Barat, Heru Sunawan menjelaskan, konstruksi lapangan padel umumnya hanya diperuntukkan untuk penggunaan sementara sehingga membutuhkan evaluasi secara berkala.“Ini juga sebetulnya kan padel itu kan sebenarnya sifatnya sementara kan, sebetulnya, ya. Karena dia enggak akan bisa berlaku dalam jangka panjang kan,” ujar Heru saat dikonfirmasi, Rabu .Baca juga: Lapangan Padel di Meruya Kantongi Izin PBG, Pemkot Jakbar Telusuri Kesesuaian BangunanHeru menegaskan, bangunan seperti lapangan padel seharusnya memiliki mekanisme pelaporan dan pengecekan rutin guna memastikan keamanannya tetap terjamin.“Misalnya yang mungkin berlakunya mungkin cuma setahun, dua tahun, itu nanti dicek lagi berkala,” tambahnya.Menurut Heru, pengelola wajib melakukan pemeriksaan fisik bangunan setelah periode pemakaian tertentu, mengingat lapangan padel digunakan masyarakat umum.“Nanti kalau udah dipakai sekian tahun, dia akan melaporkan, ‘Oh, ini perlu pembetulan lagi enggak? Mohon perizinan bangunan lagi enggak?’ gitu,” jelasnya.Heru menambahkan, laporan berkala tersebut nantinya diserahkan ke Sudin Citata untuk dievaluasi oleh Tim Profesi Ahli (TPA). Saat ini, pihaknya menghentikan seluruh aktivitas di lokasi hingga hasil investigasi tuntas.Baca juga: Hasil Investigasi Awal Ambruknya Atap Lapangan Padel di Meruya Jakbar“Kita mau nanya nih, jaminannya bagaimana? Apakah itu strukturnya sudah benar dikerjakan seperti perencanaan apa enggak,” kata Heru.Ia memastikan, penyelidikan akan berfokus pada kesesuaian antara rancangan awal yang telah disetujui dalam Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan hasil konstruksi di lapangan.Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto membenarkan bahwa ambruknya atap lapangan padel Anwa Racquet Club disebabkan hujan deras disertai angin kencang.“Sarana olahraga padel telah mengalami kerusakan akibat angin ketika hujan deras. Atap lapangan terhempas oleh angin kencang,” ujar Uus, Minggu .Ia menyebut, ada enam atap lapangan yang mengalami kerusakan, namun tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.“Enam atap lapangan mengalami kerusakan. Petugas sudah melakukan pendataan di lokasi,” kata dia.


(prf/ega)