Kakak Aniaya Adik hingga Tewas di Makassar, Pelaku Disebut Sering Kasar ke Ibu

2026-01-11 22:14:30
Kakak Aniaya Adik hingga Tewas di Makassar, Pelaku Disebut Sering Kasar ke Ibu
MAKASSAR, - Seorang pria berinisial AH (22) tewas bersimbah darah usai dianiaya menggunakan senjata tajam oleh kakak kandungnya sendiri, berinisial AI (30).Sebelum kejadian, antara AH dan AI juga sempat terlibat cekcok. Pelaku juga disebut sering berperilaku kasar ke ibu hanya karena masalah sepele.Sementara ini, polisi masih mendalami motif pasti pelaku melakukan penganiayaan.Peristiwa pada Senin pagi itu terjadi tidak jauh dari rumah korban yang terletak di bilangan Jalan Gunung Latimojong, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).Berdasarkan informasi, korban tewas dengan beberapa luka tusuk di tubuhnya.Baca juga: Kakek yang Bawa Balita di Makassar Dipulangkan, Polisi Tak Temukan Unsur PenculikanKasi Humas Polrestabes Makassar AKP Wahiduddin membenarkan perihal kejadian tersebut.Kata dia, pelaku merupakan kakak kandung korban sendiri, yakni berinisial AI (30)."Benar terjadi penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal, pelaku kakak kandung, sementara korban adik kandung," kata Wahiduddin dikonfirmasi Kompas.com, Senin.Wahiduddin menyebut, sebelum terjadi aksi penganiayaan, korban dan pelaku sempat terdengar terlibat cekcok hingga berujung perkelahian."Keterangan beberapa saksi di lokasi, korban dan pelaku terlibat perkelahian, lalu korban ditemukan bersimbah darah tidak jauh dari lokasi, karena korban sempat lari menyelamatkan diri," ujar dia.Baca juga: Diduga Korban Penganiayaan, Seorang Pria Tewas di Depan Klub Malam SurabayaWarga sekitar sempat membawa korban ke rumah sakit (RS) terdekat, namun nahas nyawanya tidak bisa tertolong."Keterangan keluarga, pelaku ini ada permasalahan dengan korban beberapa pekan lalu. Diduga ada dendam sehingga melakukan penganiayaan tersebut," ungkap Wahiduddin.Polisi juga mengungkap, pelaku kerap berlaku kasar terhadap ibu kandungnya sendiri hanya karena permasalahan sepele.Seperti kerap memukul sang ibu ketika meminta uang namun tidak diberikan. Sementara ini, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif pasti pelaku melakukan penganiayaan.Baca juga: Polisi Dalami Motif Kakek 70 Tahun Bawa Balita Ibrahim di Makassar, Keterangan Pelaku Sering Berubah"Sampai saat ini kita masih terus mendalami motif pasti pelaku melakukan penganiayaan, keterangan beberapa saksi termasuk orang tua sudah diambil juga," tutup dia.


(prf/ega)