JAKARTA, – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membantah anggapan kalah cepat dari Starlink milik Elon Musk dalam menyediakan akses internet darurat untuk korban banjir bandang dan longsor di Sumatera.Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi, Fadhilah Mathar alias Indah, menyebut Komdigi sudah menyalakan akses internet darurat lebih dulu.Komdigi memilih fokus memulihkan koneksi ketimbang mengumumkan layanan ke publik.“Kita bukan terlambat, sebenarnya kita juga bahkan lebih cepat dibandingkan itu,” kata Indah dalam media briefing PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) di Cikarang Selatan, Bekasi, Rabu .“Cuma memang posisi kita saat itu lebih fokus kepada pemberian konektivitas dibanding sosialisasi dari apa yang kita lakukan,” ujarnya.Baca juga: Kementerian Komdigi: 413 Akses Internet Terdampak Banjir Sumatera PulihIndah menjelaskan perkembangan pemulihan layanan. Dari 602 titik akses internet yang terdampak di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), sebanyak 413 titik sudah kembali berfungsi.Rinciannya, 210 dari 348 titik di Aceh sudah pulih, disusul 42 dari 49 titik di Sumbar, serta 161 dari 205 titik di Sumut.Komdigi juga membangun akses internet darurat di 18 titik khusus bencana. Titik itu tersebar di Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Sibolga, Tapanuli Tengah, Padang, Agam, dan Pesisir Selatan.“Nah ada yang dikhususkan 18 lokasi yang dihususkan untuk bencana,” kata Indah.Ia mengingatkan potensi bencana masih tinggi sehingga jaminan komunikasi menjadi bagian penting dari mitigasi pemerintah. Kapasitas Satelit Republik Indonesia (Satria)-1 disebut siap mendukung kebutuhan konektivitas darurat di seluruh wilayah.“Sehingga bukan hanya kebencanaan ya, mungkin hal-hal lain yang memang memerlukan urgensi konektivitas di wilayah-wilayah yang terestrial tidak mudah dijangkau itu kita sekarang kapasitasnya sudah ada,” tuturnya.Baca juga: Klarifikasi TNI AD soal Pulsa Starlink: Sudah Digratiskan sampai Akhir DesemberTiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumut, dan Sumbar, mengalami banjir bandang dan longsor. Ribuan rumah dan fasilitas publik rusak, termasuk perangkat jaringan internet.BNPB melaporkan jumlah korban meninggal per Selasa mencapai 964 jiwa, sementara ratusan orang masih hilang.CEO SpaceX, Elon Musk, menggratiskan layanan internet Starlink untuk wilayah terdampak hingga akhir Desember 2025. Layanan gratis berlaku untuk pelanggan baru maupun pelanggan lama.
(prf/ega)
Komdigi Bantah Kalah Cepat Sediakan Internet dari Starlink di Zona Bencana
2026-01-12 06:17:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:28
| 2026-01-12 04:45
| 2026-01-12 04:40
| 2026-01-12 04:23
| 2026-01-12 04:10










































