Tabel Angsuran KUR Mandiri November 2025: Pinjaman hingga Rp 500 Juta, Cek Cicilannya

2026-02-03 21:20:26
Tabel Angsuran KUR Mandiri November 2025: Pinjaman hingga Rp 500 Juta, Cek Cicilannya
– Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri menjadi salah satu program pembiayaan populer bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tahun 2025.Melalui program ini, Bank Mandiri berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat lewat akses permodalan yang mudah dan bunga ringan mulai 6 persen per tahun.Program KUR Mandiri 2025 tersedia untuk berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, mahasiswa yang ingin memulai usaha, hingga calon pekerja migran (PMI) yang hendak bekerja di luar negeri.Baca juga: Tabel Angsuran KUR BRI November 2025: Pinjaman Rp 1 Juta-Rp 200 Juta, Cek CicilannyaPinjaman yang ditawarkan mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 500 juta, tergantung pada jenis KUR dan kebutuhan modal pemohon.Sebelum mengajukan pinjaman, penting bagi calon debitur untuk mengetahui tabel angsuran KUR Mandiri November 2025, agar bisa memperkirakan cicilan sesuai kemampuan keuangan.Baca juga: Cara Cek Nama Penerima Bansos November 2025, Klik cekbansos.kemensos.go.idBerikut simulasi cicilan KUR Mandiri 2025 dengan bunga tetap 6 persen per tahun. Besaran angsuran dapat disesuaikan berdasarkan plafon pinjaman dan tenor (jangka waktu) yang dipilih.Rp 10 jutaRp 25 jutaBaca juga: Cara Cek BPNT November 2025 Rp 600.000, Ini Tanda Bantuan Siap CairRp 50 jutaRp 75 jutaRp 100 jutaBaca juga: PKH November 2025 Sudah Cair, Begini Cara Cek Penerimanya


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Kondisi di Indonesia sangat berbeda. Sejumlah perguruan tinggi besar masih sangat bergantung pada dana mahasiswa. Struktur pendapatan beberapa kampus besar menggambarkan pola yang jelas:Data ini memperlihatkan satu persoalan utama: mahasiswa masih menjadi “mesin pendapatan” kampus-kampus di Indonesia. Padahal di universitas top dunia, tuition hanya berkontribusi sekitar 20–25 persen terhadap total pemasukan.Ketergantungan ini menimbulkan tiga risiko besar. Pertama, membebani keluarga mahasiswa ketika terjadi kenaikan UKT. Kedua, membatasi ruang gerak universitas untuk berinvestasi dalam riset atau membangun ekosistem inovasi. Ketiga, membuat perguruan tinggi sangat rentan terhadap tekanan sosial, ekonomi, dan politik.Universitas yang sehat tidak boleh berdiri di atas beban biaya mahasiswa. Fondasi keuangannya harus bertumpu pada riset, industri, layanan kesehatan, dan endowment.Baca juga: Biaya Kuliah 2 Kampus Terbaik di di Indonesia dan Malaysia, Mana yang Lebih Terjangkau?Agar perguruan tinggi Indonesia mampu keluar dari jebakan pendanaan yang timpang, perlu dilakukan pembenahan strategis pada sejumlah aspek kunci.1. Penguatan Endowment Fund Endowment fund di Indonesia masih lemah. Banyak kampus memahaminya sebatas donasi alumni tahunan. Padahal, di universitas besar dunia, endowment adalah instrumen investasi jangka panjang yang hasilnya mendanai beasiswa, riset, hingga infrastruktur akademik. Untuk memperkuat endowment di Indonesia, diperlukan insentif pajak bagi donatur, regulasi yang lebih fleksibel, dan strategi pengembangan dana abadi yang profesional serta transparan.2. Optimalisasi Teaching Hospital dan Medical Hospitality

| 2026-02-03 19:36