BANDA ACEH, – Sejumlah mahasiswa yang saat ini masih berada di Banda Aceh mulai dihantui rasa khawatir dan ketakutan.Banjir dan longsor telah melanda desa mereka, tetapi mereka tidak bisa kembali ke kampung halaman, bahkan sulit menghubungi orangtua sendiri.Seperti halnya yang dirasakan oleh Seli Nardatila, mahasiswi Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh.Seli berasal dari Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, dan sampai saat ini ia masih berada di Ibu Kota serta belum bisa kembali ke kampung halaman untuk melihat keluarga.Baca juga: Empat Hari Terisolasi Banjir di Aceh Tamiang, Nila Menerobos Hutan demi Selamat ke MedanKecamatan Bintang termasuk salah satu lokasi terparah akibat banjir dan longsor di Aceh Tengah.Rumah Seli hancur dan hanyut terbawa air, sementara kedua orangtuanya saat ini berada di pengungsian.Harta benda satu-satunya yang berhasil diselamatkan hanyalah baju di badan."Saya baru mendapatkan kabar kedua orangtua saya setelah lima hari pascakejadian. Alhamdulillah mereka selamat, tetapi rumah saya hancur dan terbawa banjir,” kata Seli saat diwawancarai Kompas.com, Senin .Seli mengatakan, kedua orangtuanya saat ini berada di lokasi pengungsian, yaitu di Masjid Kampung Kelitu.Mereka di sana sangat membutuhkan bantuan logistik serta pakaian.Baca juga: 3 Kecamatan Aceh Timur Masih Terisolasi, Jalan Longsor dan Rakyat Kelaparan“Aceh Tengah saat ini sangat membutuhkan bantuan logistik dari pemerintah. Harapan kami supaya bapak ibu kami bisa makan di sana. Kami dapat info, mereka hanya dapat menghubungi kami via Starlink, dan itu memiliki waktu terbatas, satu orang hanya 2 menit," ujarnya.Seli mengungkapkan, dirinya bersyukur telah mendapatkan kabar dari kedua orangtuanya.Namun, beberapa temannya saat ini masih ada yang belum mendapatkan informasi dari keluarganya masing-masing.Tak hanya itu, kondisi yang paling memprihatinkan saat ini adalah teman-teman mahasiswa yang berasal dari wilayah terdampak banjir juga mulai kekurangan logistik lantaran tidak ada kiriman uang dari kampung."Teman-teman sudah mulai tidak ada uang, kami mohon sangat bantuan dari bapak dan ibu," tuturnya.Baca juga: Update Banjir Aceh Utara: 78 Meninggal, 51 Hilang, 32.518 Rumah Rusak
(prf/ega)
Dilema Mahasiswa Aceh karena Banjir: Tak Bisa Pulang Kampung, Rumah Hancur, Orangtua Tak Bisa Dihubungi
2026-01-12 05:31:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:51
| 2026-01-12 04:24
| 2026-01-12 03:53
| 2026-01-12 03:26
| 2026-01-12 03:19










































