Pembunuh Sopir Taksi Online di Jembatan Cimake Banten Ditangkap

2026-01-14 08:26:30
Pembunuh Sopir Taksi Online di Jembatan Cimake Banten Ditangkap
SERANG, - Polisi menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang sopir taksi online, Muhammad Subekhan (23), warga Mulya Asri II, Blok H3 No. 03, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.Satu orang pelaku berinisial An (29) ditangkap tim gabungan Ditreskrimum Polda Banten dan Satreskrim Polresta Serang Kota pada Sabtu pukul 14.00 WIB."Tim gabungan berhasil menangkap satu orang pelaku pada hari Sabtu di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Cipare, Kota Serang," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Senin .Baca juga: Diduga Korban Pembunuhan, Sopir Taksi Online Tewas dengan Luka Jerat pada Leher di Bawah Jembatan CimakeDian mengaku akan menyampaikan motif pelaku menghabisi nyawa korban lalu membuang jasadnya di Jembatan Cimake, Pancanegara, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten saat rilis kasus besok, Selasa ."Besok kami akan prescon jam 10 pagi," ujar Dian.Sebelumnya, jasad tanpa identitas ditemukan di bawah jembatan oleh tiga anak kecil saat sedang olahraga pagi.Mereka lalu melaporkan penemuan tersebut kepada warga sekitar, yang kemudian dilanjutkan ke Polsek Pabuaran.Pertama kali ditemukan warga, jasad tersebut mengenakan kaus putih corak garis hitam dan celana pendek abu-abu dalam kondisi tengkurap.Saat dilakukan pemeriksaan sementara, kondisi kedua tangannya terikat tali ties dan ada luka jeratan di leher.Baca juga: Mobil, Ponsel, hingga Dompet Sopir Taksi Online yang Ditemukan Tewas di Jembatan Cimake HilangGuna proses penyelidikan, mayat kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten.Setelah melalui serangkaian identifikasi dan pemeriksaan, polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas mayat yang ditemukan di bawah jembatan Cimake.Mayat tersebut adalah seorang sopir taksi online bernama Muhammad Subekhan (23), warga Mulya Asri II, Blok H3 No. 03, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.Polisi tidak menampik bahwa Subekhan merupakan korban pembunuhan karena kondisi saat pertama kali ditemukan terdapat luka memar di tubuhnya dan didapati luka bekas jeratan di leher yang diduga merupakan akibat tindakan kekerasan.Selain itu, kondisi tangan korban terikat tali ties, yang semakin memperkuat dugaan bahwa ini adalah kasus pembunuhan.Apalagi, kendaraan mobil merek Toyota Calya warna abu-abu, handphone, hingga dompet korban tidak ditemukan di lokasi.Namun, saat itu polisi masih mendalami kasus ini guna mengungkap pelaku yang menghabisi nyawa korban dan motifnya.Penyelidikan dilakukan Satuan Reserse Polresta Serang Kota dengan memeriksa saksi-saksi dan berhasil menangkap pelakunya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-01-14 06:58