- Media sosial Instagram diramaikan dengan cerita seorang psikolog klinis bernama Mufliha Fahmi yang mendapatkan pasien stres akibat masalah negara.Lya membagikan pengalamannya tersebut melalui unggahan yang dimuat pada Selasa .Melalui unggahannya, setidaknya ada dua pasien Lya yang berkonsultasi bukan karena masalah pribadi, melainkan gara-gara memikirkan negara.Adapun Lya merupakan psikolog klinis yang berpraktik di Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Yogyakarta.“Baru kali ini terjadi selaam 7,5 karierku sebagai psikolog, dua klien berturut-turu datang bukan karena masalah pribadi, tapi distress karena negara,” tulisnya di unggahan.Hingga Kamis , unggahan tersebut sudah memperoleh lebih dari 219.200 likes dan ribuan komentar warganet.Lantas, apa yang diceritakan para pasien atau klien Lya tersebut?Baca juga: Ciri Orang Cerdas Menurut Psikolog dan Tokoh Dunia, Termasuk EinsteinLya mengatakan, kedua pasiennya itu ingin mengeluarkan unek-unek atau keluhan mereka dalam sesi konsultasi dengannya.“Merasa lega karena sudah bercerita,” kata Lya ketika dikonfirmasi Kompas.com, Kamis .Lya pun tak mengira mengenai narasi menderita sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) ternyata sampai ke ruang konselingnya, tak hanya di dunia maya.Baca juga: Viral Unggahan Anak Koleksi Boneka Pocong, Psikolog Ungkap PenyebabnyaLya bercerita kedua pasiennya itu mempunyai keluhan yang berbeda mengenai permasalahan negara.Pasien pertama berkeluh-kesah perihal kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia.Dia mengungkapkan, pasiennya itu tidak bisa membayangkan seperti apa masa depan jika kondisi lingkungan sudah sangat rusak.“Enggak bisa membayangkan seperti apa masa depan anak-anak dengan kondisi lingkungan yang sudah sangat rusak,” ucap Lya.Seperti diketahui, belakangan ini kerusakan lingkungan menjadi sorotan setelah terjadinya banjir bandang besar yang menerjang Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.Baca juga: Psikolog Jelaskan Korban Bencana Sumatera Dinilai Perlu Dukungan Sosial Menyeluruh
(prf/ega)
Cerita Psikolog Dapat Pasien yang Konsultasi Stres gara-gara Negara
2026-01-14 06:08:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-14 06:15
| 2026-01-14 05:46
| 2026-01-14 05:22
| 2026-01-14 05:18
| 2026-01-14 03:46










































